Cair 100%? Kadis Kesehatan Mandailing Natal Bungkam Terkait Proyek Puskesmas Panyabungan Jae
Selasa, 06-01-2026 - 19:26:41 WIB
Foto Proyek Puskesmas Panyabungan Jae, sampai tanggal 6 Januari 2026. masih dikerjakan, sementara dapat informasi sudah ada pencairan 100%.
Baca juga:
   
 

 


Mandailing Natal, - Proyek rehabilitasi Puskesmas Panyabungan Jae kembali menuai sorotan publik. Klarifikasi konsultan pengawas, Parlin, dinilai belum sepenuhnya menjawab keraguan masyarakat terhadap prosedur teknis pelaksanaan proyek.


Melalui pesan WhatsApp kepada redaksi, Parlin menegaskan seluruh tugas pengawasan telah dijalankannya sesuai kapasitas dan kewenangan sebagai konsultan pengawas teknis.


Sebagai penguat klarifikasi, Parlin mengirimkan dokumentasi foto yang diklaim merekam aktivitas pengawasan, mulai dari pengujian slump test, pengukuran besi, hingga pemberian instruksi teknis di lapangan.


"Ini momen ketika melakukan JMD di Polmed Medan. Ini momen ketika melakukan slump test,"  tulisnya.


Parlin menekankan bahwa tidak semua permintaan informasi dapat dipenuhinya karena berada di luar lingkup tugas konsultan pengawas.


“Sebatas yang berkaitan dengan pekerjaan saya, pasti akan saya jawab,” ujarnya.


Terkait temuan struktur bangunan yang disorot, Parlin menyebut pekerjaan tersebut belum memasuki tahap pengecoran beton.


“Di situ belum dicor… baru bikin cetakannya saja,” jelasnya.


Namun, klarifikasi tersebut belum meredam perhatian publik. Sorotan justru mengarah pada aspek prosedural, khususnya selisih waktu antara pengecoran beton yang disebut dilakukan pada 10 September 2025 dengan penyerahan benda uji beton ke laboratorium pada 2 Oktober 2025.


Selisih waktu tersebut memunculkan pertanyaan tentang kepatuhan terhadap standar teknis konstruksi, mengingat hasil uji mutu beton baru diketahui setelah proses pengecoran berlangsung.


Sorotan kian menguat setelah penelusuran lapangan tim redaksi pada Selasa, 6 Januari 2026. Di lokasi proyek, sejumlah item pekerjaan diketahui belum rampung, antara lain pemasangan plafon, instalasi listrik, kusen kaca, serta pekerjaan keramik.


Selain itu, ditemukan dugaan penggunaan aliran listrik dari bangunan Puskesmas lama untuk mendukung aktivitas proyek rehabilitasi, yang memunculkan pertanyaan terkait prosedur administrasi dan pemanfaatan aset negara.


Di sisi lain, redaksi memperoleh informasi bahwa pembayaran proyek rehabilitasi Puskesmas Panyabungan Jae disebut telah direalisasikan secara penuh atau mencapai 100 persen.


Ketidaksesuaian antara progres fisik yang belum sepenuhnya rampung dan realisasi pembayaran penuh tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai mekanisme pencairan anggaran serta pengawasan proyek.


Hingga berita ini diterbitkan, Kadiskes Mandailing Natal tidak merespon konfrmasi dari redaksi, saat dihubungi tampak berdering namun tidak mau menjawab. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) maupun pihak penyedia jasa belum memberikan klarifikasi resmi. Tim Redaksi tetap membuka ruang hak jawab demi menjaga perimbangan berita.


(Magrifatulloh).



Di Balik Klarifikasi Konsultan, Proyek Puskesmas Panyabungan Jae Masih Menyisakan Tanda Tanya


Mandailing Natal, - Proyek rehabilitasi Puskesmas Panyabungan Jae kembali menuai sorotan publik. Klarifikasi konsultan pengawas, Parlin, dinilai belum sepenuhnya menjawab keraguan masyarakat terhadap prosedur teknis pelaksanaan proyek.


Melalui pesan WhatsApp kepada redaksi, Parlin menegaskan seluruh tugas pengawasan telah dijalankannya sesuai kapasitas dan kewenangan sebagai konsultan pengawas teknis.


Sebagai penguat klarifikasi, Parlin mengirimkan dokumentasi foto yang diklaim merekam aktivitas pengawasan, mulai dari pengujian slump test, pengukuran besi, hingga pemberian instruksi teknis di lapangan.


“Ini momen ketika melakukan JMD di Polmed Medan. Ini momen ketika melakukan slump test,” tulisnya.


Parlin menekankan bahwa tidak semua permintaan informasi dapat dipenuhinya karena berada di luar lingkup tugas konsultan pengawas.


“Sebatas yang berkaitan dengan pekerjaan saya, pasti akan saya jawab,” ujarnya.


Terkait temuan struktur bangunan yang disorot, Parlin menyebut pekerjaan tersebut belum memasuki tahap pengecoran beton.


“Di situ belum dicor… baru bikin cetakannya saja,” jelasnya.


Namun, klarifikasi tersebut belum meredam perhatian publik. Sorotan justru mengarah pada aspek prosedural, khususnya selisih waktu antara pengecoran beton yang disebut dilakukan pada 10 September 2025 dengan penyerahan benda uji beton ke laboratorium pada 2 Oktober 2025.


Selisih waktu tersebut memunculkan pertanyaan tentang kepatuhan terhadap standar teknis konstruksi, mengingat hasil uji mutu beton baru diketahui setelah proses pengecoran berlangsung.


Sorotan kian menguat setelah penelusuran lapangan tim redaksi pada Selasa, 6 Januari 2026. Di lokasi proyek, sejumlah item pekerjaan diketahui belum rampung, antara lain pemasangan plafon, instalasi listrik, kusen kaca, serta pekerjaan keramik.


Selain itu, ditemukan dugaan penggunaan aliran listrik dari bangunan Puskesmas lama untuk mendukung aktivitas proyek rehabilitasi, yang memunculkan pertanyaan terkait prosedur administrasi dan pemanfaatan aset negara.


Di sisi lain, redaksi memperoleh informasi bahwa pembayaran proyek rehabilitasi Puskesmas Panyabungan Jae disebut telah direalisasikan secara penuh atau mencapai 100 persen.


Ketidaksesuaian antara progres fisik yang belum sepenuhnya rampung dan realisasi pembayaran penuh tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai mekanisme pencairan anggaran serta pengawasan proyek.


Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal, Dr Faisal tidak memberikan respon konfirmasi melalui WhatsApp (WA) tidak merespon, dan pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) maupun pihak penyedia jasa belum memberikan klarifikasi resmi. Tim Redaksi tetap membuka ruang hak jawab demi menjaga perimbangan berita untuk transparansi publik.


(Magrifatulloh).


 




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com