Presiden Prabowo Subianto Evaluasi Kinerja Kabinet di Padepokan Garuda Yaksa
Rabu, 07-01-2026 - 10:56:21 WIB
 |
| Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Taklimat Awal Tahun kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/01/2025). (Foto: Dok, Seskab) |
Bogor, - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Taklimat Awal Tahun kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/01/2025).
Taklimat ini menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi kinerja pemerintahan, sekaligus menyusun langkah ke depan di tengah dinamika global yang terus berkembang.
"Hari ini saya sengaja mengundang saudara-saudara berkumpul di Hambalang, di Padepokan Garuda Yaksa untuk memberi taklimat awal tahun 2026," ucap Presiden mengawali taklimatnya.
Menurut Kepala Negara, selain melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintah di tahun 2025, taklimat ini juga dimaksudkan untuk membangun pemahaman bersama mengenai kondisi bangsa.
"Pertimbangan saya kumpulkan adalah pertama untuk kita evaluasi kerja kita tahun lalu, selanjutnya kita memahami kondisi bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia," katanya.
Lebih jauh, Presiden Prabowo menekankan pentingnya fokus dan pandangan pada langkah konkret dan target yang harus dicapai pada tahun 2026.
“Selanjutnya kita melihat ke depan tahun ini langkah-langkah apa yang harus kita laksanakan, sasaran-sasaran apa yang harus kita capai,” lanjutnya.
Sebelumnya, acara taklimat awal tahun dibuka dengan penayangan video perkembangan Satuan Tugas (Satgas) Jembatan pada satu minggu pertama tahun 2026.
Penayangan video ini menjadi pengantar awal untuk menggambarkan kerja nyata pemerintah di lapangan khususnya dalam pembangunan infrastruktur.
Presiden juga memberi tambahan tugas Kepada Kasad Jenderal Maruli Simanjutak untuk Satgas Jembatan tidak hanya berfokus pada wilayah terdampak bencana, tetapi juga menjangkau daerah-daerah di seluruh Indonesia.
Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan bahwa cadangan beras pemerintah saat ini berada pada tingkat tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.
Presiden Prabowo juga menjelaskan bahwa program MBG yang telah berjalan tepat satu tahun lalu telah berhasil menjangkau 55 juta penerima manfaat.
Presiden pun menegaskan bahwa pemimpin yang bertanggung jawab harus bekerja keras untuk menghilangkan kelaparan dan kemiskinan.
(**).
Komentar Anda :