Saat Loyalis Kehabisan Panggung: Narasi Riza Fakhrumi Tahir Dinilai Merusuh Jelang Musda Golkar Sumut
Kamis, 08-01-2026 - 13:14:57 WIB
Baca juga:
   
 

 


Medan, - Opini yang dilontarkan Riza Fakhrumi Tahir mengenai 'nasib Hendri Sitorus makin tak jelas' kembali menuai kritik tajam dari kalangan internal Partai Golkar Sumatera Utara. Tulisan tersebut dinilai bukan analisis objektif, melainkan upaya membangun kegaduhan politik di tengah proses konsolidasi menjelang Musda.


Kritik kali ini datang dari Ir. Alpan Alpis, Pengurus Partai Golkar Deli Serdang sekaligus Sekretaris DPC Ormas MKGR Deli Serdang. Ia menilai narasi 'nasib' yang dibangun Riza terlalu kental dengan diksi emosional dan amat miskin dasar keputusan organisasi.


"Ketika peluang politik di Musda tidak ada, sebagian orang memilih jalur opini untuk merusuh suasana. Ini bukan hal baru," ujar Alpan, Kamis.


Ia menegaskan, publik pun memahami bahwa Riza selama ini dikenal sebagai figur yang berada dalam orbit politik Musa Rajekshah alias Ijeck. Karena itu, opini bernada pesimistis tersebut dinilai sarat kepentingan untuk mempertahankan pengaruh lama yang kian menyempit seiring menguatnya arus regenerasi Golkar Sumut.


"Musda itu forum resmi. Yang menentukan bukan loyalitas lama atau suara opini, tapi mekanisme dan keputusan kolektif. Kalau tidak punya tiket maju, jangan mengubah politik jadi cerita horor," katanya menyindir.
Alpan juga menegaskan, hingga kini tidak ada satu pun keputusan resmi partai yang menyatakan masa depan politik Hendri Yanto Sitorus berakhir atau ‘tak jelas’. 


Karena itu, penggunaan istilah “nasib makin tak jelas” disebut sebagai bentuk cacat berpikir politik.
"Golkar bukan panggung mistis. Tidak ada ‘nasib’, yang ada aturan. Kalau aturan tidak berpihak, jangan diganti dengan ramalan," tegasnya.


Kritik juga diarahkan pada penggunaan istilah seperti 'boneka' dan 'oligarki' dalam tulisan Riza. Menurut Alpan, diksi semacam itu lebih menyerupai provokasi daripada analisis yang berlandaskan fakta.
"Semakin keras istilah yang dipakai, semakin terlihat ketiadaan pijakan argumennya. Ini agitasi, bukan analisis," tambahnya.


Lebih jauh, Alpan mengingatkan posisi moral seorang senior dalam politik.
"Sudahlah Om Riza, di hari tua ini kita jangan kerap memberi hal-hal mistis dan menanamkan ketakutan pada generasi berikutnya," katanya lugas.


Ia melanjutkan, "Baiknya di usia sepuh ini, hati Pak Riza seharusnya dipenuhi prasangka-prasangka baik, bukan malah sebaliknya. Senior itu mestinya meneduhkan, bukan menghantui," tuturnya.


Menurut Alpan, regenerasi Golkar tidak pernah ditentukan oleh opini pesimistis atau loyalitas masa lalu, melainkan oleh kerja nyata dan kepatuhan terhadap mekanisme partai.


"Musda bukan audisi opini. Yang lolos bukan yang paling ribut, tapi yang siap secara mekanisme. Saat peluang maju tak ada, merusuh dengan narasi bukanlah jalan terhormat," pungkasnya. 


(Tim).


 




 
Berita Lainnya :
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  • Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    02 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    03 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    04 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    05 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    06 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    07 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    08 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    09 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    10 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    11 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    12 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    13 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    14 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    15 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    16 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    17 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    18 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    19 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    20 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    21 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
    22 Kapolres Tebing Tinggi Turun Langsung Atur Lalulintas di Sekolah F. Tandean dan SD Muhammadiyah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com