Kepala BNN RI Intruksikan Jajaran di Wilayah Kepri Perkuat Kolaborasi Pengawasan Peredaran Narkotika
Jakarta, - Berada di garis depan wilayah perbatasan yang rawan terhadap peredaran gelap narkotika lintas negara, Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menginstruksikan seluruh jajarannya di Provinsi Kepulauan Riau untuk senantiasa memasang mata dan telinga guna meningkatkan kewaspadaan, deteksi dini, serta penguatan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Hal tersebut disampaikan pada Sabtu (17/1), dalam arahannya kepada personel BNN di wilayah yang dikenal dengan julukan Bumi Segantang Lada.
Sebelumya Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menerima kunjungan kerja Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., yang dirangkaikan dengan audiensi bersama Kapolda Kepulauan Riau di Ruang Kerja Kapolda Kepri, Jumat (16/1/2026).
Kunjungan tersebut diawali dengan penyambutan KA BNN RI beserta rombongan di VIP Bandara Hang Nadim Batam oleh Wakapolda Kepri.
Audiensi tersebut dihadiri oleh Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN RI Irjen Pol. Drs. Agus Irianto, S.H., M.Si., M.H., Ph.D., para Direktur di lingkungan BNN RI, Kepala BNN Provinsi Kepulauan Riau Brigjen Pol. Hanny Hidayat, S.I.K., M.H., Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Irwasda, Kepala BNN Kota Batam Kombes Pol. Nestor N. Simanihuruk, S.I.K., M.H., serta jajaran pimpinan dan Pejabat Utama Polda Kepri, termasuk Koorspri, dan PJU Polda Kepri.
Audiensi membahas penguatan kolaborasi dan koordinasi dalam upaya pencegahan serta penegakan hukum terhadap peredaran gelap narkotika di wilayah Kepulauan Riau yang merupakan daerah perbatasan dan rawan menjadi jalur masuk narkotika dari luar negeri.
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas kunjungan KA BNN RI dan menegaskan komitmen Polda Kepri untuk terus memperkuat sinergi bersama BNN dan seluruh stakeholder terkait.
“Wilayah Kepulauan Riau merupakan wilayah perbatasan dengan banyak pintu masuk, baik pelabuhan legal maupun tidak resmi. Hal ini menjadi tantangan sekaligus ancaman serius. Karena itu, kami terus memperkuat kolaborasi dengan BNN, TNI, Bakamla, Korpolairud Mabes Polri, serta menjalin kerja sama dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia,” ujar Kapolda Kepri.
Kapolda Kepri menambahkan, Polda Kepri bersama BNN dan stakeholder terkait berkomitmen untuk mengoptimalkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat Kepulauan Riau.
Kepala BNN Menjelaskan, Provinsi Kepri terdiri dari 96% wilayah perairan dan 4% daratan, Provinsi Kepulauan Riau memiliki karakteristik geografis yang sangat terbuka dan berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga.
Kondisi ini menjadikan Kepulauan Riau sebagai salah satu wilayah yang rentan dimanfaatkan oleh jaringan sindikat narkotika internasional sebagai jalur masuk dan transit peredaran gelap narkotika menuju wilayah Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN RI juga mengingatkan bahwa narkotika merupakan bentuk kejahatan luar biasa sekaligus upaya sistematis untuk melemahkan dan membodohi generasi bangsa.
Menurutnya, peredaran gelap narkotika tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga secara nyata menggerus kualitas sumber daya manusia, mengancam stabilitas sosial, serta melemahkan daya saing bangsa di masa depan.
Komjen Suyoto menegaskan bahwa upaya P4GN harus dilaksanakan secara komprehensif dan berkelanjutan, tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga selaras dengan penguatan pencegahan, pemberdayaan masyarakat, serta rehabilitasi.
Jenderal bintang tiga tersebut juga menekankan arah kebijakan pencegahan narkoba yang difokuskan pada perlindungan anak melalui Program ANANDA BERSINAR, guna membangun ketahanan generasi sejak dini.
Lebih lanjut Kepala BNN RI mendorong seluruh jajaran BNN di Kepulauan Riau untuk aktif membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta elemen masyarakat lainnya guna menumbuhkan kesadaran kolektif akan bahaya narkotika yang terus mengancam dengan berbagai modus dan strategi peredaran yang semakin kompleks dan masif.
Di samping itu, dalam momentum tersebut Kepala BNN RI juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran BNN di wilayah Kepulauan Riau atas dedikasi, ketulusan, dan kerja keras yang selama ini telah ditunjukkan dalam upaya P4GN.
Ia berpesan agar semangat pengabdian tersebut tidak pernah surut dan setiap tugas yang dijalankan senantiasa dimaknai sebagai bagian dari ibadah.
Menurutnya, sekecil apa pun upaya yang telah dilakukan memiliki arti besar, karena kontribusi tersebut secara nyata mampu menekan laju penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, sekaligus melindungi masyarakat dan generasi masa depan dari ancaman narkotika.
(**).
Komentar Anda :