Menhan dan Panglima TNI Rapat Komisi I DPR RI, Pastikan Kondisi Keamanan Nasional
Senin, 26-01-2026 - 22:46:08 WIB
 |
| Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat rapat kerja Komisi I DPR RI bersama Panglima TNI di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Senin (26/1/2026). |
Jakarta, - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri rapat kerja Komisi I DPR RI bersama Kemhan dan TNI di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Rapat kerja yang dipimpin Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto tersebut membahas evaluasi capaian program kerja Kemhan dan TNI Tahun 2025 serta rencana program kerja Tahun 2026.
Utut menjelaskan, 30 anggota Komisi I hadir, mewakili semua 8 fraksi, komplit. Selama rapat, ada banyak pertanyaannya bervariasi ditunjukkan kepada Menhan hingga TNI.
"Intinya itu, nanti kalau ada yang mau bertanya akan saya teruskan. Yang jelas Komisi I mendukung dan menginginkan TNI yang kuat," kata Utut.
"Kekuatan TNI akan menjadi kekuatan utama bersama Polri menjaga NKRI di tengah suasana geopolitik yang juga sedang hangat," tambah dia.
Dalam keterangannya, Komisi I DPR RI menegaskan dukungan terhadap penguatan TNI sebagai pilar utama pertahanan negara dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.
Menhan Sjafrie menyampaikan bahwa pada malam sebelumnya telah melaporkan situasi nasional terkini kepada Presiden Prabowo Subianto, yang secara umum berada dalam kondisi stabil.
Presiden juga memberikan arahan agar Kemhan dan TNI terus memperkuat efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran negara, disertai penegakan hukum yang tegas terhadap setiap bentuk penyimpangan, sebagai bagian dari penguatan tata kelola pertahanan yang profesional dan berintegritas.
Selain itu, rapat ini turut membahas Indonesia yang bergabung board of peace bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Dalam rapat tersebut, Menhan memastikan situasi keamanan nasional dalam kondisi aman dan terkendali. Presiden juga meminta penguatan efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pertahanan.
(**).
Komentar Anda :