Sinergitas TNI dan Kementerian Percepat Pembangunan Infrastruktur Pascabencana Sumatera
Kamis, 12-02-2026 - 11:54:17 WIB
 |
| Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon selaku Wakil Ketua I Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi menghadiri konferensi Pers, Rabu (11/2/2026). |
Jakarta, - Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon selaku Wakil Ketua I Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi menghadiri konferensi pers percepatan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam di wilayah Sumatera, bertempat di Ruang Sasana Bhakti Praja, Gedung C Lantai 3 Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari koordinasi lintas kementerian/lembaga dalam memastikan percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di hadapan awak media, Kasum TNI memaparkan kesiapsiagaan dan skala pelibatan TNI dalam penanganan bencana di wilayah Sumatera, dengan menegaskan bahwa kekuatan personel digelar pada titik-titik prioritas wilayah terdampak.
“Personel TNI yang saat ini dilibatkan di tiga provinsi, sejumlah 23.491 orang, dan ini tersebar di seluruh wilayah-wilayah bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada titik-titik prioritas,” jelas Richard Tampubolon.
Kasum TNI menegaskan bahwa TNI bersama kementerian/lembaga dan Forkopimda berperan aktif dalam pembangunan dan pembenahan infrastruktur sebagai bagian dari program rekonstruksi pascabencana. Untuk pembangunan hunian sementara (Huntara), TNI bersama kementerian/lembaga melaksanakan pembangunan di tiga provinsi dengan total 12.896 unit. Di Provinsi Sumatera Utara terdapat 1.051 unit, dengan TNI mengerjakan 320 unit, salah satunya di Desa Aek Lotong, Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 45 dari 119 unit dengan progres 37 persen.
Di Sumatera Barat terdapat 445 unit Huntara, dan TNI mengerjakan 351 unit, sebagian besar lokasi telah mencapai progres 100 persen, termasuk di Nagari Pulut, Kabupaten Pesisir Selatan sebanyak 38 dari 60 unit dengan progres 40 persen.
(**).
Komentar Anda :