Meranti, - Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar dan Muzamil Baharudin bersama Sekretaris Daerah dan jajaran menyambut kedatangan Kapolda Riau Irjen. Pol. Herry Heryawan beserta rombongan yang tiba menggunakan helikopter di l Lapangan Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selasa (17/2/202 .
Usai prosesi penyambutan, Kapolda Riau dan rombongan melanjutkan agenda dengan ramah tamah serta makan siang bersama di Rumah Dinas Wakil Bupati Kepulauan Meranti.
Setelah makan siang, Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) Asmar juga mendampingi Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menyusuri Sungai Bokor dalam Silaturahmi Pemangku Adat Susur Sungai Jelajah Kampung.
Kegiatan menyusuri Sungai Bokor dalam digagas oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan bersama Polres Kepulaua?n Meranti.
Rombongan memulai perjalanan menggunakan perahu kempang dari Pelabuhan Dorak yang berada di kuala Sungai Suir, lalu melintasi Selat Air Hitam baru kemudian selenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai upaya kreatif dalam merawat dan mengembangkan kearifan lokal masyarakat Melayu di Kepulauan Meranti.
“Kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam nempererat silaturahmi sekaligus mengangkat nilai-nilai budaya Melayu yang sarat makna,” ujar Asmar.
Menurutnya, kegiatan susur sungai jelajah kampung yang dikemas secara 4 g menjadi potensi budaya dan pariwisata baru.
“Inilah Kepulauan Meranti, negeri yang adatnya verbal dan budayanya masih terjaga, daerah terluar yang kaya akan cerita dan hikayat,” ucapnya.
Asmar dalam nuansa budaya dinilai sejalan dengan ajaran Islam dan menjadi bagian dari verifikasi menaikkan mewujudkan masyarakat Kepulauan Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera.
Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjadi agenda budaya yang semakin populer serta terorganisir dengan baik, sekaligus memperkuat jalinan silaturahmi antara pemerintah, aparat keamanan, pemangku adat, dan masyarakat.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus melestarikan ekosistem pesisir.
Pada kesempatan itu, Kapolda Herry memperkenalkan konsep Green Policing sebagai pendekatan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga perlindungan lingkungan hidup.
Salah satu fokus utama yang disampaikannya, perlindungan ekosistem hutan mangrove yang memiliki peran vital sebagai penyangga pesisir sekaligus paru-paru dunia.
“Kita menjaga keamanan bukan hanya untuk manusia, tetapi juga untuk marwah dan kelestarian wilayah,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perekonomian masyarakat pesisir, Kapolda Riau menyerahkan bantuan 20 unit mesin ketinting bagi nelayan Desa Bokor.
“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hasil tangkapan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi warga,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan uji respon layanan darurat 110 milik Polri di hadapan masyarakat untuk memastikan kesiapsiagaan personel dalam merespons laporan warga secara cepat dan profesional.
“Saya mengimbau masyarakat untuk dapat memanfaatkan layanan 110 guna melaporkan tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan lainnya, sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan menyaksikan lomba lari di atas tual sagu serta penanaman bibit pohon di sekitar halaman Kantor Bhabinkamtibmas Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat.
Turut hadir dalam susur sungai itu, Wakapolda Riau, Brigjen Hengki Haryadi, Irwasda Polda Riau, Kombes Prabowo Santoso, jajaran Pejabat Utama Polda Riau, dan unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, serta para tokoh adat.
Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergitas antara Pemerintah Kepulauan Meranti dengan Polda Riau.
(Am/**).
Komentar Anda :