Dugaan Tewas Polisi Muda Asal Pinrang Menggema, Propam Janji Proses Tanpa Tebang Pilih
Senin, 23-02-2026 - 06:50:01 WIB
Baca juga:
   
 

 


Makassar, - Kematian anggota polisi muda, Bripda Dirja Pratama, yang bertugas di lingkungan Direktorat Samapta (Dit Samapta) Polda Sulawesi Selatan, mengguncang internal institusi Polri sekaligus memicu sorotan tajam publik. 


Dugaan adanya praktik kekerasan dan senioritas internal kini menjadi perhatian serius dan mempertaruhkan integritas serta akuntabilitas Polda Sulsel di mata masyarakat (22/02/2026).


Bripda Dirja Pratama, anggota Polri angkatan 53 asal Kabupaten Pinrang, dilaporkan meninggal dunia dalam kondisi yang memunculkan tanda tanya besar. 


Informasi yang beredar menyebutkan adanya dugaan kekerasan yang berkaitan dengan pola pembinaan dan senioritas di lingkungan tempatnya bertugas.


Peristiwa ini langsung memicu reaksi keras dari publik dan keluarga korban.


Mereka mendesak agar kasus tersebut diusut secara transparan, objektif, dan tanpa upaya menutup-nutupi fakta.


Tiga tuntutan utama pun disuarakan secara tegas, yakni:
* Hasil autopsi harus diumumkan secara terbuka kepada publik;


* Oknum yang terbukti bersalah wajib diproses hukum tanpa pandang pangkat dan jabatan;


* Evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan dan praktik senioritas di internal kepolisian.


Desakan ini muncul karena publik menilai kasus tersebut bukan sekadar insiden biasa, melainkan menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, khususnya Polda Sulsel.


Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Efendi, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan internal dan memintai keterangan sejumlah anggota terkait kematian Bripda Dirja Pratama.


“Pemeriksaan masih berjalan dan beberapa anggota sudah dimintai keterangan.


Kalau terbukti ada penganiayaan, pasti akan kita proses sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kombes Zulham Efendi.


Meski demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban karena proses pemeriksaan masih berlangsung.


“Kita belum bisa menyimpulkan, karena pemeriksaan masih berjalan,” tambahnya.


Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, terkait kasus yang telah memicu perhatian luas masyarakat tersebut.


Ketiadaan pernyataan resmi dari pucuk pimpinan Polda Sulsel justru semakin memperbesar sorotan publik. 


Banyak pihak menilai, transparansi dan ketegasan pimpinan menjadi kunci untuk menjaga kredibilitas institusi dan memastikan keadilan bagi korban.


Kasus ini kini menjadi ujian serius bagi komitmen Polri dalam menegakkan disiplin internal serta membuktikan bahwa tidak ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan, terlebih di dalam tubuh institusi penegak hukum itu sendiri.


Publik kini menunggu, apakah Polda Sulsel mampu mengungkap fakta secara terang-benderang, atau justru kasus ini akan menjadi noda baru yang memperdalam krisis kepercayaan terhadap institusi kepolisian.


(Rls).


 




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com