Heboh! Dugaan Sapi Bali Betina Lolos ke Jawa, Karantina Akui Pengawasan Terkendala SDM
Jumat, 13-03-2026 - 11:42:54 WIB
Dugaan lolosnya pengiriman sapi Bali betina ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk memicu sorotan publik.
Baca juga:
   
 

 


Jembrana Bali, - Dugaan lolosnya pengiriman sapi Bali betina ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk memicu sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan lalu lintas ternak dari Pulau Bali.


Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan adanya sapi Bali betina yang diduga berhasil keluar Bali menuju Jawa tanpa melalui prosedur karantina sebagaimana mestinya. Isu ini pun menjadi perhatian publik setelah ramai diberitakan oleh sejumlah media online.


Menanggapi hal tersebut, Penanggung Jawab Satuan Pelayanan (Satpel) Karantina Gilimanuk, Drh. I Putu Agus Kusuma A., akhirnya memberikan klarifikasi resmi.


Ia menjelaskan bahwa pihaknya baru mengetahui informasi dugaan tersebut dari pemberitaan media yang beredar di masyarakat.


“Kami mengetahui informasi dugaan tersebut dari media online. Berdasarkan informasi yang beredar, kejadian itu disebut terjadi tadi malam,” ujar Agus Kusuma saat dimintai keterangan.


Drh. I Putu Agus Kusuma A. diketahui menjabat sebagai Dokter Hewan Karantina Madya sekaligus penanggung jawab Satuan Pelayanan Karantina Gilimanuk di bawah Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Bali.


Menurut Agus Kusuma, setiap ternak sapi yang akan dikirim keluar Bali wajib melalui prosedur karantina yang ketat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Pemilik ternak terlebih dahulu harus mengajukan permohonan pemeriksaan melalui aplikasi layanan karantina Besttrust dengan melengkapi berbagai dokumen kesehatan hewan.


Dokumen yang wajib dipenuhi antara lain:
- Sertifikat Veteriner
- Hasil uji laboratorium kesehatan hewan
- Surat keterangan vaksinasi PMK (Penyakit Mulut dan Kuku)
- Riwayat kesehatan ternak


Setelah dokumen dinyatakan lengkap oleh petugas karantina, ternak wajib menjalani pemeriksaan fisik oleh dokter hewan karantina di Instalasi Karantina Hewan Gilimanuk.


Apabila ternak dinyatakan sehat dan pemilik telah melunasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), maka akan diterbitkan Sertifikat Kesehatan Hewan (KH-1) sebagai dokumen utama pengiriman ternak keluar daerah.


Terkait dugaan sapi Bali betina yang lolos ke Jawa, Agus Kusuma menyebut kemungkinan pengiriman tersebut tidak melalui prosedur resmi karantina.


“Kalau benar ada sapi yang lolos, kemungkinan besar tidak dilaporkan ke karantina atau pengiriman dilakukan secara ilegal,” tegasnya.


Ia juga menjelaskan bahwa pengiriman sapi Bali betina sebenarnya tidak sepenuhnya dilarang, melainkan diatur melalui kuota tahunan yang ditetapkan oleh Dinas Peternakan Provinsi Bali.


Kuota tersebut kemudian dicantumkan dalam sertifikat veteriner sebagai salah satu syarat administrasi pengiriman ternak keluar Bali.


Dalam penjelasannya, Agus Kusuma juga mengakui adanya keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di lapangan yang menjadi tantangan dalam pengawasan.


Saat ini hanya terdapat dua petugas yang melayani sertifikasi pengguna jasa di konter pelayanan serta satu petugas di Instalasi Karantina Hewan.


“Jumlah personel kami sangat terbatas. Saat ini tidak ada petugas yang ditempatkan secara khusus di pintu keluar maupun pintu masuk pelabuhan,” ungkapnya.


Karena itu, fokus utama petugas karantina adalah melayani pengguna jasa yang melaporkan pengiriman ternaknya sesuai prosedur yang berlaku.


Dengan keterbatasan personel tersebut, pihak karantina juga berharap adanya dukungan informasi dari masyarakat maupun instansi terkait apabila ditemukan indikasi penyelundupan.


“Dengan keterbatasan personel atau SDM di lapangan, karantina sangat membutuhkan informasi dari pihak lain apabila ada indikasi penyelundupan hewan, ikan, tumbuhan, atau produknya yang melalui Pelabuhan Gilimanuk,” jelasnya.


Agus Kusuma mengakui bahwa upaya penyelundupan ternak masih menjadi tantangan di kawasan pelabuhan, karena pelaku kerap memanfaatkan celah pengawasan dan memantau pergerakan petugas.


“Saya tidak bisa menjamin sepenuhnya karena di pelabuhan memang banyak agen penyelundup yang selalu mengintip pergerakan petugas. Namun kami tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah penyelundupan,” tegasnya.


(Sudirlam).


 




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com