Sugiono Resmi Pimpin PB IPSI 2026–2030, Tonggak Baru Pencak Silat Menuju Olimpiade
Minggu, 12-04-2026 - 05:16:09 WIB
Jakarta, - Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) menjadi momentum penting dalam perjalanan pencak silat nasional. Dalam forum yang digelar di Jakarta, Sabtu (11/4/2026), Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar IPSI periode 2026–2030.
Pemilihan ini berlangsung setelah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang sebelumnya menjabat Ketua Umum, secara tegas menyatakan tidak bersedia melanjutkan kepemimpinannya. Keputusan tersebut diambil karena tanggung jawab besar sebagai kepala negara yang menyita waktu dan energi, sehingga dinilai tidak memungkinkan untuk memimpin organisasi IPSI secara optimal.
Munas yang mengusung tema “Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade” dibuka langsung oleh Presiden Prabowo di Jakarta International Convention Center (JICC).
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan bagian penting dari jati diri bangsa Indonesia.
“Pencak silat adalah warisan budaya yang mencerminkan nilai kesatria dan identitas bangsa. Kita wajib menjaga, melestarikan, dan membinanya,” tegas Prabowo.
Dalam forum tersebut, turut disampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya yang menandai lebih dari tiga dekade pengabdian dalam membesarkan IPSI. Selama 34 tahun perjalanan itu, berbagai prestasi telah diraih, sekaligus membawa pencak silat semakin dikenal di kancah internasional.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi awal baru bagi IPSI untuk melanjutkan perjuangan yang belum selesai. Salah satu target utama adalah mendorong pencak silat agar dapat diakui sebagai cabang olahraga resmi di Olimpiade.
Sugiono, sebagai Ketua Umum terpilih, memikul harapan besar untuk menjaga marwah pencak silat sebagai budaya bangsa sekaligus meningkatkan daya saingnya di tingkat global. Dukungan dari seluruh pengurus IPSI di Indonesia menjadi modal penting dalam mewujudkan visi tersebut.
Munas XVI IPSI juga menegaskan komitmen bersama untuk terus menjaga, melestarikan, dan membanggakan pencak silat sebagai identitas nasional. Dengan semangat persatuan dan dedikasi, pencak silat diharapkan tidak hanya berjaya di dalam negeri, tetapi juga semakin dihormati di panggung dunia.
(Dali).
Komentar Anda :