Rumatimbang, Wadah Perencanaan Inklusif di Papua Barat Daya
Selasa, 28-04-2026 - 11:36:26 WIB
Baca juga:
   
 

 


Sorong, - Proses perencanaan pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari keterlibatan kelompok rentan yang meliputi perempuan, anak, penyandang disabilitas, masyarakat adat, hingga lansia. Kelompok ini perlu diakomodasi secara optimal dalam setiap tahapan perencanaan.


Sebagai wujud komitmen tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyelenggarakan Forum Tematik Kelompok Rentan Pra-Musrenbang (Rumatimbang) yang digelar selama dua hari, beberapa waktu lalu di Rylich Panorama Hotel, Kota . 


Forum ini menjadi ruang partisipatif bagi kelompok rentan untuk menyampaikan usulan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2027.


Pelaksanaan Rumatimbang diperkuat dengan terbitnya Surat Edaran Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri mengenai Panduan Partisipasi Masyarakat dan Kelompok Rentan dalam Musrenbang RKPD serta Musrenbang Tematik yang diluncurkan pada awal April 2026. Rumatimbang Provinsi Papua Barat Daya ini juga tercatat sebagai forum tematik pertama yang dilaksanakan di Provinsi Papua Barat Daya dan yang ketiga setelah Provinsi Papua Selatan dan Provinsi Papua.


Dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (28/4/2026), kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, serta didampingi jajaran perangkat daerah provinsi. Turut hadir pula secara daring Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD) Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Iwan Kurniawan.


Pada kesempatan itu, Iwan Kurniawan mengatakan panduan partisipasi masyarakat dalam Musrenbang Tematik dan Musrenbang RKPD tersebut disusun untuk memastikan keterlibatan kelompok rentan dapat terakomodasi secara lebih optimal ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. 


“Kami ingin memastikan bahwa aspirasi kelompok rentan benar-benar terakomodasi dalam dokumen perencanaan daerah, khususnya RKPD,” ujar Iwan.


Ia menambahkan, dokumen RKPD memiliki peran strategis sebagai dasar penentuan arah pembangunan daerah sekaligus acuan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Oleh karena itu, proses penyusunannya harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara inklusif, tepat sasaran, dan berkeadilan.


Peserta forum terdiri atas perwakilan kelompok masyarakat rentan, perangkat daerah, organisasi masyarakat sipil, serta mitra pembangunan. Kegiatan ini juga didukung melalui kolaborasi dengan SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar), Program Kemitraan Australia-Indonesia untuk Akselerasi Layanan Dasar dan Program INKLUSI, melalui Yayasan Bicara dan YAKKUM. 


"Sekiranya Rumatimbang menjadi ruang untuk perubahan. Kita bersama untuk merumuskan arah pembangunan Papua Barat Daya lebih adil dan inklusif. Pada kesempatan ini, kami juga mengajak seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengakomodir saran dan usulan-usulan dalam Rumatimbang untuk kemudian di selaraskan dengan proses penyusunan RKPD 2027," ujar Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau pada sambutannya.


Berbagai isu strategis yang disampaikan oleh kelompok rentan difasilitasi, dihimpun, dan dianalisis secara partisipatif. Usulan-usulan tersebut kemudian dipilah berdasarkan prioritas dengan mempertimbangkan berbagai aspek, untuk selanjutnya diintegrasikan ke dalam dokumen RKPD Tahun 2027 melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). 


Direktur Yayasan BICARA, Andi Saragih menyampaikan apresiasi kepada SKALA yang sudah memfasilitasi kegiatan ini. “Ini merupakan agenda penting karena sudah memfasilitasi kelompok rentan dan penyandang disabilitas bertemu dengan OPD. Hal ini dapat memupuk rasa percaya diri mereka untuk mampu menyampaikan aspirasinya dengan baik,” ungkap Andi.


Ia menambahkan melalui forum ini, pemerintah dapat mengetahui apa yang menjadi kebutuhan kelompok rentan. “Semoga ruang ini terus ada agar Papua Barat Daya ramah terhadap disabilitas dan kelompok rentan," imbuh Andi.


Ke depan, Rumatimbang diharapkan dapat menjadi praktik baik (best practice) dan percontohan bagi provinsi lain dalam mendorong perencanaan pembangunan yang lebih inklusif dan partisipatif.


(M.Husnie).


 




 
Berita Lainnya :
  • Prof. Zudan: BKN Siap Bantu Penerapan Manajemen Talenta ASN di Banggai Laut dan Banggai Kepulauan
  • Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Gorontalo Perkuat Sinergi dengan Kalangan Akademisi UNG
  • Cegah Tabrakan Maut di Jalinsum, Kapolres Sergai Turun Langsung Pasang Stiker Pemilik Kendaraan
  • Tak Sesuai Sistem Merit, BKN Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Sulbar Harus Segera Dibenahi
  • Sat Lantas Polres Tebing Tinggi Ops Patuh Toba 2026 di Titik Rawan Macet dan Kecelakaan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Prof. Zudan: BKN Siap Bantu Penerapan Manajemen Talenta ASN di Banggai Laut dan Banggai Kepulauan
    02 Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Gorontalo Perkuat Sinergi dengan Kalangan Akademisi UNG
    03 Cegah Tabrakan Maut di Jalinsum, Kapolres Sergai Turun Langsung Pasang Stiker Pemilik Kendaraan
    04 Tak Sesuai Sistem Merit, BKN Tegaskan Pengisian Jabatan ASN Sulbar Harus Segera Dibenahi
    05 Sat Lantas Polres Tebing Tinggi Ops Patuh Toba 2026 di Titik Rawan Macet dan Kecelakaan
    06 Audiensi dengan Kemendikdasmen, Bupati Asmar Perjuangkan Kelanjutan Revitalisasi 72 Sekolah di Meranti
    07 Polres Sergai Ungkap Kasus Pupuk Palsu Bermerek Naga Mas dan Penyalahgunaan BBM
    08 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    09 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    10 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    11 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    12 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    13 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    14 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    15 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    16 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    17 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    18 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    19 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    20 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    21 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    22 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com