IBI Gandeng GAVI & Kemenkes, Pasaman Fokus Kejar Zero Dose Lewat Kemitraan Sektor Swasta
Lubuk Sikaping, - Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Program Kemitraan Mobilisasi Sumber Daya Sektor Swasta untuk Menurunkan Angka Zero Dose yang digelar di Balerong Pusako Anak Nagari, Rumah Dinas Bupati Pasaman, Rabu (7/5/2026).
Rakor dibuka Wakil Bupati Pasaman, Parulian Dalimunthe. Turut hadir Ketua Umum PP IBI Lusi Welly Suhery, Ketua PD IBI Sumatera Barat, Ketua PC IBI Kabupaten Pasaman, pimpinan OPD terkait, serta para camat se-Kabupaten Pasaman.
*PASAMAN JADI PRIORITAS*
Rakor ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Mobilisasi Masyarakat dan Edukasi Imunisasi. Tujuannya menurunkan angka anak yang belum pernah mendapat imunisasi sama sekali atau _zero dose_.
Program ini melibatkan PD IBI Sumatera Barat dan PC IBI Kabupaten Pasaman sebagai salah satu daerah prioritas. Kolaborasi juga melibatkan Direktorat Imunisasi Kementerian Kesehatan RI, PP IBI, dan Gavi, The Vaccine Alliance.
“Pasaman dipilih karena masih ada kantong-kantong _zero dose_ yang harus kita kejar. Ini butuh kerja kolaboratif,” kata Ketua Umum PP IBI, Lusi Welly Suhery.
*LIBATKAN SWASTA & BIDAN SEBAGAI UJUNG TOMBAK*
Program ini mendorong 3 strategi utama:
*1. Mobilisasi sumber daya swasta*: Menggerakkan perusahaan, CSR, dan elemen masyarakat untuk memperluas akses layanan imunisasi yang merata.
*2. Edukasi orang tua*: Mengkampanyekan pentingnya imunisasi dasar lengkap untuk melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
*3. Perkuat peran bidan*: Menjadikan bidan dan tenaga kesehatan di lapangan sebagai ujung tombak layanan imunisasi rutin.
Wakil Bupati Pasaman, Parulian Dalimunthe, menegaskan komitmen Pemkab. “Anak Pasaman tidak boleh ada yang tertinggal imunisasinya. Kami dukung penuh IBI dan Gavi. Ini investasi kesehatan jangka panjang,” ujarnya.
*SELARAS PEKAN IMUNISASI DUNIA*
Pelaksanaan program ini diselaraskan dengan momentum Pekan Imunisasi Dunia yang diperingati setiap akhir April dan gerakan global _"The Big Catch-Up"_ untuk mengejar ketertinggalan cakupan vaksinasi pasca-pandemi.
Kerja sama dengan Gavi diharapkan memperkuat infrastruktur imunisasi rutin dan memastikan jangkauan layanan kesehatan yang lebih merata, terutama di daerah terpencil.
Ketua PC IBI Pasaman menambahkan, pihaknya akan segera memetakan by name by address anak _zero dose_ bersama puskesmas. “Bidan desa akan door to door. Kita libatkan tokoh adat dan swasta lokal biar orang tua mau membawa anaknya,” katanya.
Rakor ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara IBI, Pemkab Pasaman, dan mitra swasta untuk menurunkan angka _zero dose_ hingga 0% pada 2027.
(Sandi).
Komentar Anda :