Negara Selamatkan Rp 40 Triliun dan Jutaan Hektar Hutan, Presiden: Kekayaan Indonesia Harus Kembali untuk Rakyat
Jakarta, - Pemerintah kembali menunjukkan komitmennya dalam menyelamatkan kekayaan negara. Dalam acara penyerahan dana denda administratif sebesar Rp10 triliun serta pengembalian kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektar, Presiden menegaskan bahwa perjuangan menertibkan kawasan hutan adalah langkah nyata untuk menjaga masa depan Indonesia.
Dalam hal ini menjadi penyerahan keempat yang berhasil dilakukan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), dengan total nilai pengamanan aset negara mencapai sekitar Rp40 triliun.
Presiden menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota Satgas PKH dan lembaga terkait yang dinilai telah bekerja dengan keberanian dan dedikasi tinggi.
“Tugas ini tidak ringan. Akan ada banyak tekanan, fitnah, dan pihak-pihak yang tidak menyukai langkah penertiban ini. Namun, ini baru sebagian kecil dari kekayaan Indonesia yang berhasil kita selamatkan. Masih ada ratusan hingga ribuan triliun aset bangsa yang harus diamankan untuk rakyat,” tegas Presiden.
Presiden juga menekankan bahwa penguasaan negara atas bumi, air, dan seluruh kekayaan alam bukan sekadar kebijakan pemerintah, melainkan amanat langsung dari UUD 1945 dan cita-cita para pendiri bangsa.
“Ini bukan gagasan pribadi, bukan kepentingan kelompok tertentu. Ini adalah perintah konstitusi. Kekayaan Indonesia harus dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” ujarnya.
Dalam pidatonya, Presiden mengajak seluruh aparat dan lembaga negara untuk tetap berani dan optimistis dalam menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum di sektor kehutanan dan sumber daya alam.
“Perjuangan ini berat, tetapi kita berada di jalan yang benar. Kita sedang menegakkan keadilan, menyelamatkan kekayaan negara, dan membuktikan keberpihakan kepada rakyat Indonesia,” katanya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kejaksaan, Kepolisian, TNI, BPKP, PPATK, dan seluruh pihak yang terlibat dalam operasi penertiban kawasan hutan.
Menutup sambutannya, Presiden menegaskan bahwa upaya penyelamatan aset negara harus terus dilanjutkan demi generasi mendatang.
“Kita harus membuktikan kepada rakyat bahwa negara hadir untuk melindungi dan menyelamatkan kekayaan bangsa demi masa depan Indonesia dan anak cucu kita kelak,” tegas Presiden.
(Dali).
Komentar Anda :