Luhut Ingatkan OJK: Stabilitas Tak Cukup, Pasar Modal Indonesia Harus Bangun Kepercayaan Global
Senin, 18-05-2026 - 17:40:48 WIB
Baca juga:
   
 

 


Jakarta, - Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pentingnya reformasi sektor keuangan dan penguatan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia saat menerima jajaran pimpinan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Senin pagi.


Dalam pertemuan tersebut, Luhut menyoroti tantangan besar yang kini dihadapi sektor keuangan nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. 


Menurutnya, tugas OJK saat ini bukan hanya menjaga stabilitas sistem keuangan, tetapi juga memastikan kepercayaan dunia internasional terhadap ekonomi Indonesia tetap terjaga.


“Pasar modal itu kuncinya hanya satu: 
trust,” tegas Luhut. Ia menilai konsistensi kebijakan dan kepastian hukum jangka panjang menjadi faktor utama dalam membangun kredibilitas pasar modal Indonesia di mata investor global.


Investor Global Masih “Wait and See”


Dalam diskusi bersama pimpinan OJK, sejumlah isu strategis dibahas mulai dari dinamika nilai tukar rupiah, kondisi pasar keuangan domestik, hingga persepsi investor internasional terhadap Indonesia.


Luhut mengakui langkah reformasi yang dilakukan OJK sejauh ini sudah berada di jalur yang tepat. Namun, ia mengingatkan bahwa sebagian investor global masih menunggu konsistensi implementasi kebijakan sebelum meningkatkan eksposur investasi mereka di Indonesia.


Ia bahkan mengungkapkan, saat tim dari MSCI bertemu dengannya beberapa waktu lalu, lembaga indeks global tersebut menyampaikan besarnya harapan terhadap perkembangan pasar modal Indonesia.


“Ini bukti bahwa potensi kita sangat besar. Momentum emas ini tidak boleh disia-siakan,” ujarnya.


Soroti Lonjakan Kredit Bermasalah BPR


Selain pasar modal, Luhut juga memberi perhatian serius terhadap kondisi Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Berdasarkan data yang diterimanya, angka non-performing loan (NPL) atau kredit bermasalah mengalami peningkatan.


Ia meminta OJK melakukan penguatan sektor BPR secara menyeluruh agar tidak menjadi titik rawan baru bagi perekonomian daerah, khususnya yang menyangkut masyarakat kecil dan pelaku UMKM.
Menurutnya, langkah strategis yang telah diambil OJK perlu diperkuat dengan tata kelola yang lebih baik dan pengawasan risiko yang ketat.


“Jangan Takut Selama Bekerja Benar”


Di akhir pertemuan, Luhut menegaskan bahwa reformasi tata kelola dan manajemen risiko tidak boleh dikompromikan, meskipun OJK juga dituntut mendukung berbagai program prioritas pemerintah.


Ia meminta seluruh jajaran regulator keuangan bekerja profesional, jujur, dan patuh terhadap aturan.


“Saya sampaikan agar mereka tidak perlu khawatir selama bekerja dengan benar, jujur, dan patuh pada aturan,” kata Luhut.


Menurutnya, menjaga kepercayaan terhadap ekonomi Indonesia bukan hanya tugas pemerintah atau regulator semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan.


(Dali).


 




 
Berita Lainnya :
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  • Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    02 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    03 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    04 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    05 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    06 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    07 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    08 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    09 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    10 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    11 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    12 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    13 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    14 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    15 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    16 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    17 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    18 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    19 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    20 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    21 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
    22 Kapolres Tebing Tinggi Turun Langsung Atur Lalulintas di Sekolah F. Tandean dan SD Muhammadiyah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com