Gelorakan Martabat Bangsa: Presiden Prabowo Disambut Militer Prancis dan Jalin Investasi Rp 1,3 Triliun
Paris, - Kehormatan bagi Presiden adalah cerminan kehormatan bagi seluruh bangsa dan rakyat Indonesia. Pesan tegas ini membahana di Eropa saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melangsungkan Kunjungan Resmi Kenegaraan (State Visit) yang monumental di Republik Prancis pada Kamis (28/5).
Prancis sebagai kekuatan utama Eropa dan pemegang hak veto PBB menyambut Kepala Negara Indonesia dengan upacara militer tertinggi yang penuh dengan prestise.
Penyambutan Agung di Les Invalides
Rangkaian penghormatan militer luar biasa dimulai di Les Invalides, Paris. Begitu mendarat, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Perdana Menteri Prancis, Sébastien Lecornu.
Ketegasan diplomasi Indonesia kian runtut saat Presiden Prabowo bertolak menuju Istana Élysée. Perjalanan dinas ini dikawal secara agung oleh:
146 Pasukan Berkuda (Garde Républicaine) yang megah.
27 Personel Motoris kawalan ketat.
Di bawah tangga utama Istana Élysée, Presiden Prancis Emmanuel Macron bersama Ibu Negara Brigitte Macron menyambut langsung Presiden Prabowo dengan jabat tangan hangat, menegaskan posisi setara kedua negara di panggung geopolitik dunia.
Diplomasi Tingkat Tinggi: Dorong Investasi USD 1,3 Triliun
Bukan sekadar seremonial, kunjungan ini menjadi mesin penggerak ekonomi yang agresif. Usai pertemuan bilateral dan pembicaraan empat mata (tête-à-tête) antar-Presiden, kedua pemimpin meluncurkan France–Indonesia High Level Business Council—sebuah forum bisnis strategis yang diinisiasi oleh Kadin Indonesia dan MEDEF International.
Kekuatan Ekonomi di Meja Perundingan: Forum ini mempertemukan 30 pimpinan industri raksasa dari Indonesia dan Prancis dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai angka fantastis: USD 1,3 triliun.
3 Hasil Nyata Kunjungan Kenegaraan Paris
Kunjungan ini sukses mengamankan kesepakatan-kesepakatan strategis bagi kedaulatan nasional:
4 Kesepakatan Komersial Baru: Indonesia dan Prancis resmi menandatangani kerja sama baru yang berfokus tajam pada ketahanan energi, perluasan perdagangan, dan penguatan sektor pertahanan.
Kawal Investasi Raksasa: Forum berkomitmen penuh mengawal realisasi berbagai Nota Kesepahaman (MoU) terdahulu agar tidak sekadar menjadi di atas kertas.
Realisasi Komitmen Melebihi USD 11 Miliar: Pertemuan ini memperkuat fondasi 27 MoU yang telah ditandatangani pada kunjungan Presiden Macron ke Indonesia Mei 2025 lalu, yang bernilai lebih dari USD 11 miliar.
Simbol Penghormatan Tertinggi
Seluruh rangkaian penyambutan kenegaraan yang sarat kehormatan ini bukan sekadar formalitas diplomatik. Ini adalah bukti nyata dan pengakuan tegas dari Republik Prancis atas posisi strategis Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto di kancah internasional.
Indonesia tidak hanya hadir sebagai tamu, namun sebagai mitra sejajar yang disegani dunia.
(Rls/Dali).
Komentar Anda :