Riau Raih Peringkat 7 Nasional Membangun Desa dari Menteri Desa PDTT RI
Senin, 24-07-2023 - 13:47:25 WIB
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Provinsi Riau, Djoko Edy Imhar.
Baca juga:
   
 

Pekanbaru - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMDDukcapil) Provinsi Riau, Djoko Edy Imhar menyebutkan Provinsi Riau meraih peringkat 7 Nasional dalam membangun desa.

Menurut Djoko Edy Imhar, Indeks Desa Membangun (IDM) tertuang dalam Keputusan Menteri Desa PDTT RI Nomor 176 tahun 2023 tentang pemberian penghargaan percepatan pembangunan desa.

"Riau saat ini berhasil mengentaskan Desa Sangat Tertinggal dan Desa Tertinggal. Ini terjadi karena percepatan pembangunan desa terwujud sesuai arahan Pemerintah pusat," pungkas Djoko, Senin (24/7/23).

Lebih jauh dijelaskan, seluruh desa-desa di Riau pada tahun 2023 ini telah memiliki Status Desa Berkembang, Desa Maju dan Desa Mandiri.

Gagasan Gubri Syamsuar dan Wakil Edi Natar Nasution sejak tahun 2019 melalui Program Bantuan Keuangan Khusus Pemerintah Provinsi Riau kepada Desa (BKK Desa) telah disalurkan sampai dengan tahun 2023, dan hal inilah yang menjadi kunci Riau memajukan  memandirikan desa.

"Ada 10 kabupaten di Provinsi Riau yang memperoleh penghargaan atas keberhasilan dalam percepatan pembangunan desa di wilayah masing-masing," ujar  Djoko Edy Imhar.

Kabupaten Bengkalis memperoleh penghargaan dengan kategori Madya, yaitu kabupaten yang telah berhasil melakukan percepatan pembangunan desa sehingga seluruh desa-desa di kabupaten tersebut telah memiliki status perkembangan Maju dan Mandiri.

Sementara 9 Kabupaten yang masih memiliki status perkembangan desa  Berkembang, Maju dan Mandiri adalah Kabupaten Siak, Kampar, Indragiri Hulu, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, Rokan Hilir, Kuantan Singingi, Pelalawan dan Kepulauan Meranti.

Berdasarkan Keputusan Menteri Desa PDDT RI Nomor 174 tahun 2023 tentang status kemajuan dan kemandirian desa tahun 2023, maka di Provinsi Riau terdapat 600 Desa Mandiri 37,71%, 585 Desa Maju 36,77% dan 406 Desa Berkembang 25,52%.

"Dibanding tahun 2022, status kemajuan dan kemandirian desa mengalami peningkatan yang cukup signifikan," katanya.

Saat ini DPMDDukcapil mencatat Desa Mandiri di Riau sebanyak 159 Desa (9,99 persen), Desa Maju sebanyak 520 Desa (32,68 persen), Desa Berkembang sebanyak 801 Desa 50,35%, Desa Tertinggal sebanyak 87 Desa 5,47% dan Desa Sangat Tertinggal sebanyak 24 Desa 1,51%

"Atas raihan ini maka status perkembangan desa (IDM) Provinsi Riau adalah Maju dengan skor IDM 0,7708 dan berada pada peringkat 7 dari 36 provinsi di Indonesia, yang sebelumnya pada tahun 2022 berada pada peringkat 17 dari 33 provinsi di Indonesia dengan status IDM Berkembang dengan skor IDM 0,7012," Jelas Djoko Edy Imhar.

Adapun 3 Kabupaten berhasil meraih status IDM dengan peringkat IDM Mandiri di Indonesia, yaitu

1. Kabupaten Siak meraih peringkat 20 dari 434 kabupaten di Indonesia dengan skor IDM 0.8387.

2. Kabupaten Bengkalis meraih peringkat 22 dari 434 kabupaten di Indonesia dengan skor IDM 0.8374, dan

3. Kabupaten Pelalawan meraih peringkat 39 dari 434 kabupaten di Indonesia dengan skor IDM 0.8157.

Sementara ada 6 kabupaten meraih status IDM Kabupaten Maju, yaitu Kabupaten Indragiri Hulu dengan peringkat 53, Kuantan Singingi dengan peringkat 79, Kabupaten Kampar dengan peringkat 98, Kabupaten Rokan Hulu dengan peringkat 158, Kabupaten Rokan Hilir dengan peringkat 194, dan Kabupaten Indragiri Hilir dengan peringkat 202.

Sementara Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi satu-satunya kebupaten yang masih berstatus IDM Kabupaten Berkembang dengan peringkat 237 dari 434 kabupaten di Indonesia.

Dari penilaian Kementerian Desa pada tahun 2023, di Riau terdapat 45 kecamatan IDM Mandiri, 77 kecamatan dengan status IDM Maju, dan 27 kecamatan dengan status IDM Berkembang.

"Untuk status IDM kecamatan Mandiri, terdapat di Kabupaten Pelalawan dengan skor IDM 0.91822 dengan tingkat status IDM kecamatan tertinggi di Riau, dan menempati peringkat 27 dari 6.554 kecamatan se-Indonesia," pungkas Djoko Edy Imhar.

Lalu diikuti oleh Kecamatan Siak, Kabupaten Siak dengan peringkat 41, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan dengan peringkat 71, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi dengan peringkat 77, dan Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak dengan peringkat 96.

Indeks Desa Membangun sesuai Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2016 menunjukkan status kemajuan dan kemandirian Desa dan menyediakan data dan informasi dasar bagi pembangunan Desa di seluruh Indonesia.

"Desa Mandiri ditunjukkan dengan adanya kemampuan desa dalam melaksanakan pembangunan Desa untuk peningkatan kualitas hidup dan kehidupan sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Desa dengan ketahanan sosial, ketahanan ekonomi, dan ketahanan ekologi secara berkelanjutan," jelasnya.

Sedangkan Desa Maju mengindikasikan desa yang memiliki potensi sumber daya sosial, ekonomi dan ekologi, serta kemampuan mengelolanya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa, kualitas SDM.

Desa Berkembang adalah Desa potensial menjadi Desa Maju, yang memiliki potensi sumber daya sosial, ekonomi, dan ekologi tetapi belum mengelolanya secara optimal untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa. (Nova)




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com