PETI Menjamur di Aek Nabara, Masyarakat Minta Pemkab Madina Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Selasa, 23-06-2026 - 11:48:52 WIB
Tampak alat-alat berat sedang beroperasi di Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Aek Nabara, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara.
Baca juga:
   
 

 


Batang Natal, - Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Aek Nabara, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kian menggila. Bukannya mereda setelah mendapat sorotan, operasi tambang liar yang diduga kuat ilegal ini justru semakin masif seiring bertambahnya unit alat berat jenis ekskavator di lokasi penambangan.


Kondisi di lapangan memicu gelombang protes dan tanda tanya besar dari masyarakat. Pasalnya, Kepala Desa (Kades) Aek Nabara memilih bungkam dan pasif di tengah kerusakan yang terjadi di wilayahnya. Sikap diam pemerintah desa ini melahirkan spekulasi liar di tengah warga, termasuk adanya dugaan aliran "upeti/uang keamanan" atau dana pengondisian kepada oknum tertentu agar bisnis hitam ini berjalan mulus tanpa hambatan hukum.


"Kepala Desa Samadi Hasibuan memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk menjaga ruang hidup warganya. Jika terus-menerus bungkam, wajar jika masyarakat mencurigai adanya pembiaran terstruktur atau keterlibatan pihak desa," ujar salah seorang perwakilan warga kepada Wartawan, Selasa, (23/06/2026) yang meminta identitasnya dirahasiakan dengan alasan keamanan.


Warga bereaksi keras menuntut transparansi Kades Aek Nabara Samadi Hasibuan segera memberikan klarifikasi terbuka agar isu miring ini tidak menjadi spekulasi dan bola liar. Selain merusak bentang alam dan mencemari aliran sungai yang menjadi urat nadi kehidupan, eksistensi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) skala besar ini mengancam keselamatan ruang hidup warga dalam jangka panjang. 


Warga kian prihatin dan menyatakan kegeramannya.  Aparat Penegak Hukum (APH) bersama Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal didesak segera turun ke lapangan guna melakukan investigasi menyeluruh dan menindak tegas para  pemodal di balik aktivitas merusak ini dan dugaan keterlibatan oknum Kepala Desa.


Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Aek Nabara Samadi Hasibuan dan Camat Batang Natal Rahmat Rizky Ramadhan belum memberikan keterangan resmi terkait maraknya alat berat berbentuk eksvakator di desa yang dipimpinnya. Upaya konfirmasi  masih terus dilakukan untuk perimbangan informasi yang sehat dan objektif.


"Kami meminta  Bupati Mandailing Natal dan Kapolres Madina bertindak tegas dan  tidak tutup mata terhadap kondisi Aek Nabara," tegas tokoh masyarakat desa itu.


Mereka meminta adanya langkah konkrit untuk menghentikan operasi alat berat tersebut sebelum dampak kerusakan lingkungan menjadi permanen dan merugikan generasi mendatang.


(Magrifatulloh).


 




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com