Ultimatum Kapolres Madina 5x24 Jam, Aktivis: Tangkap Pelaku Video VIiral PETI Kotanopan atau Mapolres Dikepung
Jumat, 26-06-2026 - 12:57:22 WIB
Aliansi Aktivis Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara.
Baca juga:
   
 

 


Panyabungan, - Aliansi Aktivis Mandailing Natal secara resmi melayangkan ultimatum keras dengan batas waktu (warning)  5x24 jam kepada Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy, S.IK, M.Si untuk segera menangkap aktor video viral di media sosial yang secara arogan memamerkan aksi perusakan alam lewat aktivitas PETI Kotanopan. Pelaku diidentifikasi merupakan anak dari mafia tambang "Pwg" yang selama ini dikenal arogan dan kebal hukum.


Aliansi menegaskan, jika dalam 5 hari ke depan pelaku video viral yang menghebohkan tanah air tidak diproses hukum dan dijebloskan ke sel tahanan, gelombang massa secara besar-besaran dipastikan akan menggeruduk Mapolres Madina pada Rabu, 01 Juli 2026. 


"Kita akan turut merayakan HUT Bhayangkara ke-80 dengan turun jalan," ujar Ketua Solidaritas Mahasiswa Peduli Penyelamatan Hutan  dan  Lingkungan  Hidup (SIPLAH) Ahnad Rifai Nasution kepada pers seusai menggelar rapat konsolidasi dan persiapan teknis demonstrasi (26/06/2026) di Panyabungan. 


Bila tenggat waktu diabaikan dan pelaku kejahatan lingkungan yang viral di medsos tidak diseret ke ranah hukum, eskalasi gelombang massa bertepatan dengan HUT Bhayangkara menjadi pilihan strategis  gerakan aktivis mahasiswa sebagai bentuk dukungan dan  koreksi kepada Polri atas indikasi  pembiaran dan lambannya penanganan kasus tersebut. 


"Apalagi yang harus ditunggu aparat. Bukti visual berupa video live pelaku PETI yang secara arogan memamerkan aktivitas illegal  secara terang benderang telah lama beredar luas ke tengah masyarakat. Hal itu juga telah memicu kemarahan publik maka  tidak ada alasan bagi aparat untuk diam dan tutup mata" tegas Ahmad Rifai.


Sedangkan Ketua Organisasi Aliansi Mahasiswa Pemuda Merdeka (AMPM) Kabupaten Madina Sutan Paruhuman menyebut,  rencana aksi ini merupakan momentum evaluasi total gagalnya Kapolres Madina dalam penegakan supremasi hukum  PETI yang kian merajalela di sejumlah titik di wilayah hukumnya tanpa adanya tindakan tegas dari aparat. Terlebih dengan mencuatnya bukti video visual secara live seorang pria yang memamerkan aktivitas illegal PETI Kotanopan yang sontak memicu kemarahan publik, namun belum ditangani secara maksimal. 


"Ini tamparan keras bagi kewibawaan hukum. Kapolres Madina harus  tunjukkan taring dan lebih berani bersikap tegas mengusut kasus tersebut. Hal ini penting untuk mengembalikan kepercayaan publik kepada Polres selaku institusi penegak hukum," tegas Sutan.


Sementara itu  Direktur Eksekutif The Madina Green Institute Ridwandy Nasution menambahkan, aksi massa ini akan membawa kado pahit berupa rapor merah sebagai simbol kegagalan performa kepolisian setempat . 


"Ini sebagai ajang refleksi aparat untuk untuk melakukan reformasi total pada komitmen penegakan hukum tanpa pandang bulu di Kab Madina," tegas Ridwandy.


Aktivis juga akan mendesak Kapolres Madina segera mundur dan meletakkan jabatan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan hirarki karena tidak mampu mengeksekusi instruksi Presiden RI dan Kapolri terkait pembersihan total tambang ilegal di daerah.


"Kita akan menyurati Kapolres untuk pemberitahuan aksi. Kita akan terus kawal kasus video viral PETI ini sampai pelaku benar-benar ditahan aparat" tambah Ridwandy.


Dia menegaskan, tak ada pihak manapun yang kebal hukum di republik ini, apalagi telah sengaja melecehkan wibawa hukum dengan tindakan  mempertontonkan aktivitas pelanggaran hukum berupa video live aktifitas illegal PETI.


Untuk itu dia meminta agar Kapolres Madina jangan sampai mempertaruhkan jabatan dan marwah kepolisian dengan sikap pasif dan lamban dalam menangani kasus tersebut karna akan meruntuhkan integritas dan kredibilitas institusi penegak hukum di mata rakyat 


"Kita berkomitmen akan mengkawal kasus ini sampai tuntas dan menyurati Kapolri dan Kapolda Sumut dalam waktu dekat. Aparat kita minta jangan main-main dalam permasalahan ini, tapi harus mengusut sampai tuntas. Aparat harus menangkap  pelaku PETI yang viral di medsos" imbuh Ridwandy


Diakhir pembicaraan, Ridwandy menegaskan selain SIPLAH, AMPM, Madina Green Institute yang akan turun ke jalan, sejumlah organ aktivis mahasiswa dan pegiat lingkungan lainnya dipastikan akan ikut demo besar-besaran seperti Keluarga Besar Mahasiswa (KBM), Kajian Lingkungan dan Study Kerakyatan (Klik-Sr), Koalisi Mahasiswa dan Pemuda (Komda) dan sejumlah organ taktis lainnya. 


"Kita masih intens melakukan komunikasi dan konsolidasi dengan organ lainnya. HUT Bhayangkara ke-80 ini akan kita warnai dengan kejutan demo ke Mapolres Madina," tutupnya.


(Magrifatulloh).


 




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com