Serangan Siber Kripto Global Makin Kompleks, INDODAX Soroti Peran AI dalam Keamanan Blockchain
Rabu, 01-07-2026 - 21:52:12 WIB
Baca juga:
   
 

 


Jakarta, - Nilai aset kripto yang hilang akibat peretasan sepanjang semester pertama 2026 hampir menyentuh US$1 miliar. Berdasarkan data dari DeFiLlama, sedikitnya 127 insiden keamanan menyebabkan kerugian sekitar US$947 juta periode Januari hingga Juni 2026. 


Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pola serangan pada ekosistem blockchain berkembang semakin kompleks, sehingga sistem keamanan dinilai butuh kebaruan dalam menghadapi ancaman yang terus berevolusi.


Kompleksitas ancaman tersebut tercermin dari dua insiden peretasan pada April 2026 yang menimpa Drift Protocol dan KelpDAO dengan total kerugian sekitar US$577 juta. Laporan TRM Labs mencatat bahwa kedua insiden tersebut menyumbang sekitar 76% dari total nilai aset kripto yang dicuri hingga April 2026. 


Meski menggunakan metode yang berbeda, kedua serangan menunjukkan bahwa pelaku tidak lagi hanya mengeksploitasi celah pada kode, tetapi juga menyerang infrastruktur blockchain, serta memanfaatkan kelengahan manusia lewat operasi social engineering.


Di tengah meningkatnya ancaman tersebut, teknologi artificial intelligence (AI) mulai dimanfaatkan sebagai potensi solusi baru dalam keamanan blockchain. Berbeda dengan proses audit tradisional yang dilakukan secara berkala, AI memungkinkan proses analisis smart contract sekaligus pemantauan risiko (continuous monitoring) secara lebih cepat, sehingga berbagai potensi kerentanan dapat diidentifikasi sebelum berkembang menjadi insiden yang lebih besar.


CEO INDODAX, William Sutanto, menilai bahwa perkembangan AI membuka peluang bagi industri kripto dan blockchain untuk memperkuat sistem keamanan secara lebih proaktif.


“Yang berubah saat ini bukan hanya jumlah serangan yang terjadi, tetapi juga tingkat kompleksitasnya. Pelaku kejahatan siber semakin terorganisir dan memanfaatkan berbagai metode yang sulit dideteksi dengan pendekatan konvensional. Karena itu, sistem keamanan juga harus mampu beradaptasi lebih cepat, dan AI menjadi salah satu teknologi yang memiliki potensi besar untuk mendukung upaya tersebut,” ujar William.


Pemanfaatan AI tersebut mulai diterapkan oleh sejumlah perusahaan teknologi, seperti Frosty yang dikembangkan Coinbase dan Mythos dari Anthropic. Selain mempercepat audit internal dan analisis smart contract, teknologi ini juga mampu melakukan on-chain analysis, memantau perubahan perilaku protokol, serta mengidentifikasi aktivitas transaksi yang tidak wajar secara real-time sehingga potensi ancaman dapat dideteksi lebih dini.


Meski demikian, William menegaskan bahwa AI bukanlah solusi tunggal terhadap seluruh ancaman keamanan di industri aset digital dan kripto.


“AI bertindak sebagai resource multiplier yang mempercepat deteksi teknis. Namun, keamanan blockchain tetaplah ekosistem dengan perlindungan berlapis. Fondasinya terletak pada tata kelola yang teregulasi, audit independen, manajemen akses yang ketat, peningkatan kesadaran di tingkat pengguna, termasuk KYC dan security hygiene, serta sumber daya manusia yang kompeten dalam mengambil keputusan yang tepat. Karena, teknologi secanggih apa pun tetap membutuhkan kompetensi, integritas, dan human judgement di belakangnya,” tambahnya. 


Menurut William, nilai tambah AI saat ini tidak hanya terletak pada kemampuannya mempercepat proses analisis, tetapi juga pada kemampuannya melakukan pemantauan risiko secara berkelanjutan. Pendekatan ini memungkinkan pelaku industri mendeteksi potensi ancaman lebih dini sekaligus mempercepat proses mitigasi sebelum berkembang menjadi insiden yang lebih besar.


“Ke depan, ukuran keamanan blockchain tidak lagi hanya ditentukan oleh seberapa sering sebuah sistem diaudit, tetapi juga oleh seberapa cepat sistem tersebut mampu mendeteksi, menganalisis, dan merespons ancaman yang terus berkembang. Di sinilah AI mulai mengambil peran yang semakin penting sebagai pendukung sistem keamanan yang lebih adaptif,” tutupnya.


Sebagai licensed crypto exchange Indonesia, INDODAX berkomitmen terus memperkuat standar keamanan melalui penerapan teknologi, tata kelola, serta edukasi keamanan kepada masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Chainalysis untuk memperkuat kemampuan pemantauan aktivitas on-chain, manajemen risiko, sistem kepatuhan. Langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan standar keamanan industri aset kripto nasional sekaligus memperkuat perlindungan bagi seluruh pengguna.


(Robby).


 




 
Berita Lainnya :
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  • Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    02 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    03 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    04 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    05 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    06 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    07 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    08 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    09 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    10 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    11 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    12 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    13 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    14 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    15 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    16 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    17 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    18 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    19 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    20 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    21 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
    22 Kapolres Tebing Tinggi Turun Langsung Atur Lalulintas di Sekolah F. Tandean dan SD Muhammadiyah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com