Gugun Gumilar: Mahasiswa Kemenag Harus Siap Menjadi Global Player Menuju Indonesia Emas 2045
Sabtu, 04-07-2026 - 22:37:52 WIB
Baca juga:
   
 

 


Bogor, - Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia Bidang Kerukunan Umat Beragama, Layanan Keagamaan, Pengawasan, dan Kerja Sama Luar Negeri, Dr. H. Gugun Gumilar, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa mahasiswa di lingkungan Kementerian Agama harus memiliki wawasan global, daya pikir kritis, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman agar mampu menjadi generasi unggul yang siap membawa Indonesia bersaing di tingkat internasional.


Pesan tersebut disampaikan Gugun Gumilar saat menjadi narasumber dalam Seminar Inspiratif 2026 yang diselenggarakan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Nurul Iman Parung, Kabupaten Bogor, Kamis (2/7/2026). Seminar mengusung tema "Bangkit Menjadi Mahasiswa Berdaya dengan Ilmu, Berkarya untuk Indonesia Emas."


Dalam paparannya, Gugun mengatakan dunia sedang mengalami perubahan yang berlangsung sangat cepat. Karena itu, mahasiswa tidak lagi cukup hanya menguasai ilmu akademik, tetapi juga harus mampu memahami dinamika global yang memengaruhi kehidupan bangsa.


"Mahasiswa di bawah Kementerian Agama harus melek terhadap isu-isu strategis dunia. Mulai dari geopolitik, ekonomi global, perkembangan teknologi, megatren dunia, implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), hingga tantangan pembangunan berkelanjutan. Semua itu menjadi bekal penting agar mampu menjadi *global player* yang tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan," ujar Gugun.


Menurutnya, tantangan abad ke-21 menuntut lahirnya sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, karakter yang kuat, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kepekaan sosial.


Ia menjelaskan bahwa perguruan tinggi keagamaan memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi yang mampu menjembatani nilai-nilai agama dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan dinamika global.


"Mahasiswa UIN, IAIN, STAI maupun perguruan tinggi keagamaan lainnya harus mampu berpikir kritis, terbuka terhadap perubahan, adaptif terhadap perkembangan global, serta mampu melihat setiap tantangan sebagai peluang untuk melahirkan inovasi," katanya.


Lebih lanjut, Gugun menekankan bahwa bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dimanfaatkan secara maksimal. Menurutnya, generasi muda merupakan aset terbesar bangsa dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.


Ia mengingatkan bahwa keberhasilan Indonesia pada masa depan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik semata, tetapi juga oleh keberanian generasi muda dalam mengambil peran dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan bangsa.


"Masa depan tidak hanya dimenangkan oleh mereka yang paling pintar, tetapi juga oleh mereka yang mampu memahami perubahan, cepat beradaptasi, serta berani mengambil peran untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia," tegasnya.


Seminar berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa. Berbagai pertanyaan mengenai tantangan geopolitik global, transformasi digital, peluang generasi muda di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga strategi meningkatkan daya saing Indonesia menjadi pembahasan utama dalam sesi diskusi.


Pihak STAI Nurul Iman Parung menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gugun Gumilar yang dinilai mampu memberikan perspektif baru kepada mahasiswa mengenai pentingnya membangun kapasitas diri agar mampu bersaing secara global tanpa meninggalkan identitas keislaman dan nilai-nilai kebangsaan.


Sementara itu, Praktisi dan Konsultan Media,  sekaligus Alumni STAI Nurul Iman Parung, Riki Pratama, S.Pd., yang turut menjadi narasumber dalam Seminar Inspiratif 2026 mengajak mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.


Menurut Riki, keberhasilan generasi muda pada era digital tidak lagi ditentukan semata-mata oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kecakapan membangun komunikasi, literasi digital, kepemimpinan, personal branding, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan menyampaikan gagasan secara efektif kepada publik.


"Mahasiswa hari ini harus menjadi pembelajar sepanjang hayat. Dunia berubah sangat cepat sehingga kompetensi harus terus diperbarui. Jangan hanya menjadi penonton perubahan, tetapi jadilah pelaku perubahan yang mampu menciptakan karya, membangun jejaring, dan menghadirkan solusi melalui ilmu pengetahuan, teknologi, serta media yang bertanggung jawab," ujar Riki.


Sebagai alumni STAI Nurul Iman Parung, Riki mengaku bangga dapat kembali ke almamater untuk berbagi pengalaman sekaligus memberikan motivasi kepada adik-adik mahasiswa. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas, inovatif, adaptif, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.


 "Saya percaya STAI Nurul Iman memiliki potensi besar melahirkan generasi pemimpin masa depan. Teruslah belajar, jangan takut bermimpi besar, manfaatkan setiap peluang, dan jadikan ilmu sebagai jalan untuk mengabdi kepada umat, bangsa, dan negara. Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang berkarakter, kompeten, dan siap menjadi bagian dari solusi," tutup Riki Pratama.


Seminar Inspiratif 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat mahasiswa dalam membangun kapasitas intelektual, karakter kepemimpinan, serta wawasan global. Melalui sinergi antara akademisi, pemerintah, dan praktisi, lahir generasi muda yang unggul, berintegritas, berdaya saing, dan siap menjadi global player yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.


(Riky).


 




 
Berita Lainnya :
  • Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
  • Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
  • Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  • Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    02 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    03 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    04 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    05 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    06 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    07 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    08 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    09 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    10 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    11 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    12 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    13 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    14 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    15 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    16 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    17 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    18 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    19 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    20 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    21 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    22 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com