HMPS Manajemen UM Palopo Sukses Gelar Kelas Pendidikan Advokasi, Bekali Mahasiswa Simulasi Aksi Demokrasi
Senin, 06-07-2026 - 17:20:13 WIB
Baca juga:
   
 

 


Palopo, - Pendidikan advokasi menjadi salah satu upaya membangun kapasitas mahasiswa sebagai agen perubahan yang kritis dan bertanggung jawab. Berangkat dari semangat tersebut, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Universitas Muhammadiyah Palopo menyelenggarakan Kelas Pendidikan Advokasi dengan mengusung tema "Lahirkan Gagasan, Kawal Perubahan, Lawan Pembungkaman" yang dilaksanakan pada Jumat–Minggu, 3–5 Juli 2026.


Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ibu Dr. Asriany, S.E., M.M., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Palopo. 


Turut hadir sejumlah tamu undangan dari berbagai lembaga kemahasiswaan, serta diikuti oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palopo yang memiliki minat untuk memperdalam wawasan mengenai advokasi dan gerakan mahasiswa.


Dalam sambutannya, Dr. Asriany menyampaikan bahwa kegiatan seperti Kelas Pendidikan "Kegiatan seperti ini sangat penting untuk diikuti oleh mahasiswa. Di sinilah mahasiswa dapat memperoleh ilmu, pengalaman, serta memahami bagaimana menjalankan peran sebagai agen perubahan secara bertanggung jawab," ungkapnya.


Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi yang membahas konsep dasar advokasi, teknik mengkaji isu, strategi penyampaian aspirasi, hingga pemahaman mengenai mekanisme demokrasi dalam menyampaikan pendapat. 


Materi-materi tersebut dirancang agar peserta mampu memahami proses advokasi secara komprehensif, baik dalam lingkup kampus maupun isu-isu pemerintahan.


Sebagai puncak kegiatan, pada hari terakhir seluruh peserta yang didampingi oleh tim fasilitator melaksanakan simulasi aksi penyampaian pendapat di depan Kampus Universitas Muhammadiyah Palopo. 


Simulasi ini menjadi bentuk implementasi dari materi yang telah diterima selama kegiatan berlangsung. 


Melalui simulasi tersebut, peserta belajar mengenai tata cara menyampaikan aspirasi secara tertib, etis, serta sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi dan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Ketua Umum HMPS Manajemen Universitas Muhammadiyah Palopo, Hasbullah, dalam orasinya menegaskan bahwa Kelas Pendidikan Advokasi merupakan langkah nyata dalam proses pengkaderan organisasi. Mahasiswa harus mampu mengkaji isu secara objektif dan mendalam. Turun ke jalan bukanlah tujuan utama, melainkan salah satu bentuk penyampaian aspirasi yang dilakukan setelah melalui proses kajian serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Sebagai agen perubahan, mahasiswa harus mampu menghadirkan gagasan dan solusi bagi masyarakat.


Melalui penyelenggaraan Kelas Pendidikan Advokasi ini, HMPS Manajemen Universitas Muhammadiyah Palopo berharap dapat melahirkan mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis, memahami mekanisme advokasi secara benar, serta mampu mengawal setiap perubahan melalui cara-cara yang demokratis, intelektual, dan bertanggung jawab. 


Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang berkelanjutan dalam mencetak kader-kader mahasiswa yang peka terhadap persoalan sosial, kampus, maupun kebangsaan.


(Rls).


 




 
Berita Lainnya :
  • Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  • Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
  • Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
  • Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    02 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    03 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    04 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    05 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    06 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    07 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    08 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    09 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    10 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    11 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    12 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    13 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    14 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    15 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    16 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    17 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    18 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    19 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    20 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    21 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    22 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com