PIHAK KELUARGA MENUNGGU TES DNA
Diduga Korban Pemerkosaan di Lahan ONUR Melahirkan Bayi Perempuan
Sabtu, 29-07-2023 - 19:06:37 WIB
Bayi yang dilahirkan DP . (Foto : screenshot) dari video.
Baca juga:
   
 

Pekanbaru - Untuk memastikan kebenaran laporan informasi kasus dugaan pemerkosaan terhadap perempuan marga Harefa bernisial DP (28), Penyidik Unit PPA Polresta Pekanbaru turun gelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lahan Organisasi Orahua Nias Nusantara (ONUR) yang beralokasi di Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru, Kamis (06/07/2023).

Pelaksanaan olah TKP ini merupakan yang pertama kali setelah peristiwa yang dilaporkan oleh korban ke Polresta Pekanbaru sejak tanggal 14 April 2023 dengan terlapor oknum wakil Sekretaris Organisasi Orahua Nias Nusantara (ONUR) bernisial F Gulo.

Sesuai pantauan media ini dilapangan, Tim penyidik yang hadir saat melakukan olah TKP dilokasi tempat kejadian, penyidik Rinto bersama Ipda Fanni yang didampingi oleh keluarga DP, Faigizaro Zega, A.Vita Zega dan Kamarudi Harefa.

Sementara, pelapor  adalah korban (DP) tak hadir saat pelaksanaan olah TKP tersebut karena kondisinya sedang sakit yang tinggal menunggu waktu kelahirannya, sehingga Penyidik meminta kepada keluarga DP untuk mendampingi dalam menunjukan lokasi tempat kejadian.

Benar-benar, disaat tim penyidik PPA Polresta Pekanbaru bersama keluarga korban (DP) tiba dilokasi, ternyata tempat kejadian di lokasi lahan ONUR yang dilaporkan ke Polisi tersebut hanya ada pondok kosong yang tidak ada penghuninya.

Seusai penyidik PPA dari Polresta Pekanbaru memastikan dan pengambilan dokumen lokasi kejadian berupa memotret pondok dan lokasi lahan milik Organisasi Orahua Nias Nusantara (ONUR) itu, tim penyidik kembali ke Mapolresta Pekanbaru.

IPDA Fanni selaku penyidik perkara saat ditanya dilokasi mengatakan, “Kita turun dilokasi ini untuk memastikan laporan korban yang sedang proses," ujar Fanni.

Saat konfirmasi kepada Faigizaro Zega selaku paman dari DP (korban) mengatakan, awalnya kejadian itu terjadi sebuah pondok-pondok dilahan Orahua Nias Utara Riau (ONUR).

Dari cerita paman korban, pemerkosaan terjadi saat mengantar makanan yang dipesan yang diduga pelaku bernisial F G.

"FG memesan makanan dari DP alias Yanti untuk berdua bersama temannya    dan minta diantar dikebun. Setelah sampai, Yanti menyerahkan pesanan  FG. Dan saat itu, temannya FG disuruh pulang. Yantipun hendak pulang, tapi tidak disangka FG menarik tangan Yanti, dan memaksanya untuk melakukan hubungan badan," jelas Faigizaro, Sabtu (29/7/2023).

Dan menurut Faigizaro yang akrab dipanggil Ama Worato ini dilokasi kejadian tidak satupun rumah disekitar itu, sehingga Yanti tak bisa berbuat apa-apa.

"Saat itu Yanti melihat parang diatas lantai dan itulah yang membuat Koban tak berkutik, dan keterangan Yanti itu sesuai dengan isi BAPnya di Polresta Pekanbaru," urai Ama Worato.

Tak hanya itu, kejadian uang tidak terpuji itu kembali terulang di Ruko yang katanya ada usaha Apotik dilantai 2 di Kota Pekanbaru, dan korban telah menceritakan itu kepada penyidik, jelas Ama Worato.

Lanjutnya, uang korban 1(satu) juta turut dipakai oleh pelaku. "Ya, uang Yanti dipakai, ya mungkin karena sudah saling percaya makanya bisa terpedaya korban," ucap Paman korban.

Tak terasa lebih enam bulan sudah melakukan hubungan badan, perut korban mulai nampak.

Merasa korban perutnya semakin besar, akhirnya  korban meminta pertanggung jawaban FG untuk menikahinya.

Nah, sejak Yanti minta pertanggung jawaban pelaku, FG malah mengelak.
Mirisnya  lagi malah jawaban yang diduga pelaku  mengucapkan kata-kata tak senonoh.

"Dari pada aku menikah dengan kau, lebih baik aku menikah dengan anjing,"  cetus FG ditirukan Paman korban saat di konfirmasi dirumahnya di Jl Parit Indah.

Sejak itu, diduga pelakupun menghilang. Korbanpun mulai panik karena usia kandungannya semakin bertambah dan berusaha mencari-cari FG.

Mendengar ada acara  DPP ONUR, kobanpun langsung tancap gas, dan akhirnya FG yang kebetulan menjabat sebagai Wakil Sekretaris  Organisasi itu berada di lokasi.

Ribut mulutpun terjadi, yang akhirnya Ketua ONUR Asoaro Gea menghubungi Polsek Tenayan Raya untuk melakukan pengamanan.

Merespon telepon Ketua ONUR yang juga seorang Perwira Polisi itu, diduga pelaku digiring Kepolsek Tenayan Raya.

Saat dikonfirmasi kepada Kapolsek Tenayan Raya melalui  Kanit Reskrim   Iptu Dodi mengatakan kasus tersebut telah diserahkan di Polresta Pekanbaru karena awalnya DP (korban) melaporkan kasus yang menimpa dirinya.

Hingga berita ini diterbitkan, informasi dari Ama Worato, korban yang berinisial DP Alias Yanti sudah melahirkan seorang bayi perempuan.

"Yanti sudah melahirkan seorang bayi perempuan sekitar dua minggu, kita masih menunggu tes DNA sesuai janji FG kepada korban di kepolisian," ucap Paman korban.

Setelah melahirkan, Yanti dan bayinya dikabarkan kondisi kurang sehat.
Pihak keluarga korban berharap
ayah dari seorang bayi yang tak berdosa itu akan mengenal siapa ayah kandungnya setelah tes DNA.

Sementara itu, keberadaan oknum wakil Sekretaris Organisasi Orahua Nias Nusantara (ONUR) bernisial F Gulo, saat ditelusuri tim media ini guna konfirmasi, sampai berita ini naik  tidak tidak jelas dimana tempat tinggalnya.

Malah yang sampai di WhaatApp (WA) melalui seluler Pimpinan Perusahaan PT Zona Indonesia News, hari Jum'at (28/7/2023).

Sesuai nomor surat : 06/PKU/HJ/VII/23, prihal  : Surat Hak Jawab yang tertuju kepada Pimpinan Redaksi/ Penanggung Jawab Media ZOINNEWS.COM.

Anehnya, pada Hak Jawab tersebut  tidak melampirkan Identitas diri, dan tertera nama pemohon yang  tanda tangani  Ferlianus Gulo.

Ketika mau diminta dilampirkan identitasnya melalui WA di nomor 082304224348, sudah dibaca dengan ceklis dua biru, dan ketika dihubungi masih aktif dan tidak mau diangkat.
(TIM)






 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com