Pemko Gunungsitoli Gelar Sosialisasi KIE Rawan Bencana di SMA Negeri 2 Gunungsitoli
Rabu, 15-07-2026 - 12:51:56 WIB
Gunungsitoli, - Dalam rangka mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, tanggap, dan tangguh terhadap risiko bencana, Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Gunungsitoli pada Selasa, 14 Juli 2026, sebagai bagian integral dari pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Nasional Tahun Ajaran 2026/2027.
?Acara diawali dengan pembukaan sosialisasi secara resmi, yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi inti mengenai Mitigasi dan Evakuasi Bencana oleh tim fasilitator dari BPBD Kota Gunungsitoli, serta diakhiri dengan sesi diskusi interaktif bersama para peserta.
?Sebagai bentuk nyata kesiapsiagaan di lingkungan sekolah, sosialisasi ini menekankan beberapa poin krusial yang harus diperhatikan dan dikuasai oleh seluruh warga sekolah. Poin-poin tersebut meliputi identifikasi potensi bahaya untuk mengenali karakteristik ancaman di sekitar sekolah, pengenalan tanda darurat agar memahami sistem peringatan dini, teknik perlindungan diri serta evakuasi mandiri untuk penyelamatan yang cepat dan aman, hingga pemahaman dan kemampuan memetakan risiko lokal di area sekolah.
?Pelaksanaan program ini merujuk secara resmi pada Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Perka BNPB) serta Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang digariskan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Berdasarkan pedoman regulasi dan panduan penanggulangan bencana tersebut, pelaksanaan SPAB harus mengedepankan azas tiga pilar utama, yakni fasilitas sekolah yang aman, manajemen penanggulangan darurat, dan edukasi pengurangan risiko bencana.
?Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap pelaksanaan kegiatan ini dapat menjadi acuan nyata bagi setiap lingkungan satuan pendidikan di wilayah Kota Gunungsitoli dalam rangka menciptakan ekosistem sekolah yang tangguh bencana demi menjamin keselamatan seluruh generasi bangsa.
(Putra).
Komentar Anda :