Skandal Smart Village Madina, Dua Bos Pendamping Desa Kompak Bungkam dan Kabur dari Konfirmasi
Minggu, 02-08-2026 - 17:31:43 WIB
Baca juga:
   
 

 


Panyambungan, - Kasus megakorupsi Program Smart Village Dana Desa Tahun Anggaran 2023 se-Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memasuki babak baru yang kian memanas. Dua pucuk pimpinan Tim Pendamping Profesional (TPP) Kementerian Desa di Kab. Madina, Sahnan, SE (Koordinator TPP 2023) dan Kobol Nasution (Koordinator TPP 2024), kini menjadi sorotan tajam publik setelah memilih bungkam dan "kabur" menghindar saat konfirmasi jurnalis.


Sikap tidak kooperatif ini memperkuat dugaan publik atas keterlibatan oknum pendamping desa dalam memuluskan "program titipan" senilai puluhan miliar rupiah tersebut.


Saat dikonfirmasi oleh jurnalis, Sahnan memberikan jawaban yang dinilai tidak masuk akal melalui pesan singkat WhatsApp pada Sabtu (01/08/2026). Sahnan berdalih tidak tahu-menahu mengenai pembahasan dan pelaksanaan program tersebut.


"Ass..Ooo mohon maaf saya baru ini dengar beritanya dan saya sampaikan juga saya tidak tau apa-apa dan saya nggak ngerti kapan dibahas kapan dilaksanakan sama sekali saya tidak tau..Wassalam," tulis Sahnan melalui pesan singkat WhatsApp, pada Sabtu, 01 Juli 2026.


Pernyataan "tidak tahu apa-apa" dari seorang Koordinator Kabupaten dinilai upaya pembodohan publik, mengelak dari tanggungjawab dan memicu blunder besar. Sebagai "bos" pimpinan tertinggi yang membawahi Pendamping Lokal Desa (PLD) dan Pendamping Desa (PD), Tenaga Ahli (TA) mustahil ia tidak mengetahui program yang menyedot anggaran fantastis Rp 24.975.000 per desa di seluruh APBDes se-Kabupaten Madina.


Ketika dicecar lebih dalam mengenai tanggung jawab pengawasan dan aktor utama di balik lolosnya proyek ini, Sahnan memilih menutup diri.


Setali tiga uang, Kobol Nasution selaku Koordinator TPP Madina TA 2024 dan juga Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) yang disebut dalam berbagai informasi yang dihimpun media, diduga kuat sebagai salah satu eksekutor lapangan dalam pelolosan program Smart Village, terlihat mengabaikan seluruh poin pertanyaan yang dilayangkan pers. Aksi bungkam ini dinilai sebagai bentuk ketakutan terhadap sisi gelap proyek Smart Village yang mulai terkelupas, sekaligus mencederai kemerdekaan pers yang dilindungi UU Nomor 40 Tahun 1999.


Merespon hal tersebut, Ketua MCW (Madina Corruption Watch) Jupriadi Batubara menegaskan aksi menghindar ini merupakan bukti afirmatif nihilnya tanggung jawab para pendamping desa serta pembiaran sistematis demi memuluskan proyek titipan berkedok Smart Village 


Jupriadi menduga enam orang Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) tahun 2023, yakni Sahnan, Kobol Nasution, Aswar Lubis, Wilda Kholik Batubara, Irwansyah, dan Syamsul Bahri yang diduga kuat selaku pihak yang paling bertanggung jawab dari sisi pendampingan dan pengawasan desa serta diduga ikut terlibat dalam pusaran korupsi berjamaah di Kasus Smart Village yang saat ini diusut tuntas oleh Kejari Madina.


Merespons mandeknya transparansi para pendamping desa, Ridwandi dari Gerakan Mahasiswa Peduli Hukum (GMPH) menyatakan akan melayangkan laporan resmi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Madina dalam waktu dekat.


 GMPH mendesak Kejari Madina tidak berhenti pada dua tersangka yang sudah ditahan, termasuk eks Plt Kadis PMD berinisial AML,baru-bru ini melainkan harus memanggil dan memeriksa  seluruh jajaran TAPM Madina, para Pendamping Desa yang diduga kuat terlibat dalam konspirasi sistematis dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan memanipulasi verifikasi administrasi di APBDes dan SPJ (Surat Pertanggungjawaban)  Desa.


Hingga berita ini dimuat pada Minggu (02/08/2026) sampai pukul 11.00 WIB, kedua koordinator kabupaten dan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) tersebut masih diam membisu. Publik kini menunggu ketegasan Kejari Madina untuk menguliti konspirasi intelektual berbaju pendamping desa ini hingga ke akar-akarnya. "Katanya mereka pendamping desa profesional, anehnya tak ada sisi profesionalisme dan transparansi sama mereka," ucap Ridwandi.


Redaksi menerima hak jawab dari pihak terkait untuk memberikan tanggapan, klarifikasi sesuai UU No 40/1999 tentang pers dan Kode Etik Jurnalistik.


(Magrifatulloh).


 




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com