Presiden Prabowo Minta Penanganan Karhutla Riau Dituntaskan, Pencegahan Diperkuat
Senin, 24-08-2026 - 16:33:41 WIB
 |
| Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko Aju Provinsi Riau, Kota Pekanbaru, Senin (24/8/2026). |
Pekanbaru, - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko Aju Provinsi Riau, Kota Pekanbaru pada Senin, 24 Agustus 2026.
Dalam rapat tersebut, dilaporkan bahwa luas karhutla di Riau sepanjang Januari hingga Agustus 2026 mencapai 16.277 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 900 hektare masih perlu ditangani.
Presiden Prabowo menekankan agar sisa karhutla segera dituntaskan sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar titik panas tidak berkembang menjadi kebakaran.
Pemerintah juga diminta meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait larangan pembakaran lahan, membantu pembukaan lahan secara terorganisasi, serta menyelidiki setiap dugaan pembakaran yang dilakukan secara sengaja. Korporasi yang terbukti terlibat juga dapat dikenai sanksi, termasuk pencabutan izin.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan pencegahan karhutla di Riau menunjukkan hasil positif, antara lain melalui pelibatan perusahaan perkebunan, aparat, serta pemerintah hingga tingkat kecamatan dan desa.
“Kami melihat bahwa di Riau ini pencegahannya bagus,” ujar Tito.
Namun, Tito mengingatkan agar upaya pencegahan tidak mengendur meski luasan karhutla terus menurun. Menurutnya, kondisi cuaca dan potensi El Nino perlu menjadi perhatian dalam menghadapi risiko kebakaran berikutnya.
“Meskipun nanti 900 hektare sudah selesai, terus saja tidak kendor pencegahannya,” tegasnya.
Rapat tersebut turut dihadiri Mensesneg Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala BIN Muhammad Herindra, Seskab Teddy Indra Wijaya, Mendagri Muhammad Tito Karnavian, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, serta sejumlah pejabat terkait.
(***).
Komentar Anda :