Temukan Pengecer LPG 3 Kg di Jual di Atas HET, Pemko Gunungsitoli Imbau Pelaku Usaha Jual Sesuai Peruntukan
Selasa, 25-08-2026 - 18:33:30 WIB
 |
| Tim Koordinasi dan Pengawasan Pendistribusian LPG Tabung 3 Kg Kota Gunungsitoli bersama Satpol PP Kota Gunungsitoli dan personel Polres Nias.
|
Gunungsitoli, - Pemerintah Kota Gunungsitoli mengintensifkan pengawasan terhadap penggunaan dan pendistribusian LPG tabung 3 kilogram bersubsidi. Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Selasa (25/8/2026), petugas mengamankan 25 tabung LPG 3 kilogram dari sejumlah lokasi usaha.
Sidak dilakukan oleh Tim Koordinasi dan Pengawasan Pendistribusian LPG Tabung 3 Kg Kota Gunungsitoli bersama Satpol PP Kota Gunungsitoli dan personel Polres Nias.
Pemeriksaan menyasar lima lokasi, yakni Keyra Laundry, Raja Laundry Cabang Miga, Warung Theresia, Twins Laundry, dan Miga Laundry.
Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan dua tabung LPG 3 kilogram dari Keyra Laundry, empat tabung dari Raja Laundry Cabang Miga, 15 tabung dari Warung Theresia, serta empat tabung dari Twins Laundry.
Perhatian petugas tertuju pada Warung Theresia di Desa Fodo. Berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat, lokasi tersebut diduga bukan pangkalan atau agen resmi LPG 3 kilogram. LPG bersubsidi di tempat itu disebut dijual dengan kisaran harga Rp35.000 hingga Rp40.000 per tabung.
Harga tersebut berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp16.000 per tabung. Namun, informasi mengenai dugaan penjualan di atas HET tersebut masih memerlukan penanganan dan verifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Temuan lainnya terdapat di Raja Laundry Cabang Miga. Petugas kembali menemukan LPG 3 kilogram digunakan pada usaha yang disebut memiliki keterkaitan kepemilikan dengan Raja Laundry di Kelurahan Ilir, yang telah diperiksa dalam kegiatan pengawasan sehari sebelumnya.
Seluruh tabung yang ditemukan diamankan Satpol PP Kota Gunungsitoli dan selanjutnya dibawa ke Polres Nias untuk penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku.
Pemko Gunungsitoli juga menyatakan akan menindaklanjuti hasil pengawasan, termasuk mengevaluasi aspek perizinan usaha apabila nantinya ditemukan pelanggaran.
Sementara itu, pada hari kedua operasi pasar LPG 3 kilogram, Pemko Gunungsitoli menyediakan 560 tabung bagi masyarakat dengan harga sesuai HET, yakni Rp16.000 per tabung. Kegiatan berlangsung di halaman Usaha Arnelindo, Jalan Diponegoro No. 502 A, Kecamatan Gunungsitoli.
Pemko Gunungsitoli mengimbau masyarakat dan pelaku usaha menggunakan LPG 3 kilogram sesuai peruntukan. Pengawasan distribusi LPG bersubsidi akan terus dilakukan guna mencegah penyalahgunaan dan memastikan LPG bersubsidi tersedia bagi masyarakat yang berhak.
(Putra).
Komentar Anda :