Presiden Prabowo Luncurkan Program PLTS 100 GWp, Targetkan Kemandirian Energi Nasional
Selasa, 25-08-2026 - 20:49:24 WIB
 |
| Presiden Prabowo Subianto saat meluncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) di PLTS Site Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali pada Selasa, 25 Agustus 2026. |
Bali, - Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) di PLTS Site Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional melalui pengembangan energi terbarukan berbasis potensi surya Indonesia.
Tahap awal program ditandai dengan peluncuran 14 PLTS di enam provinsi dengan total kapasitas 5,3 GWp. Proyek tersebut tersebar di Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.
Ke-14 PLTS tersebut meliputi PLTS Tembesi dan Pulau Sembur di Kepulauan Riau; PLTS Pulau Rengit di Kepulauan Bangka Belitung; PLTS Saguling, Purwakarta, Jatiluhur, Cirata, dan Jatigede di Jawa Barat; PLTS Waduk Gajah Mungkur di Jawa Tengah; serta PLTS Karangkates, Madura, Pasuruan, Banyuwangi, dan Site Gilimanuk.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah membangun PLTS berkapasitas total 100 GWp dalam tiga tahun. Pengembangan energi surya tersebut diarahkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Pemerintah memperkirakan program tersebut membutuhkan investasi sekitar USD73 miliar atau lebih dari Rp1.140 triliun. Selain mendukung transisi energi, program ini diproyeksikan menghemat subsidi sekitar Rp73,9 triliun per tahun dan membuka sekitar 5,52 juta lapangan kerja.
Pengembangan PLTS juga diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi melalui investasi, pembangunan infrastruktur energi, serta penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah.
Program PLTS 100 GWp menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mempercepat pemanfaatan energi terbarukan. Pengembangan energi surya diharapkan tidak hanya menghasilkan listrik yang lebih bersih, tetapi juga memperkuat kemampuan Indonesia memenuhi kebutuhan energi secara mandiri dan berkelanjutan.
(***).
Komentar Anda :