Sukamara, - Polsek Permata Kecubung, Polres Sukamara, menindaklanjuti informasi masyarakat terkait dugaan praktik perjudian di Desa Kenawan, Kecamatan Permata Kecubung, Kabupaten Sukamara, Senin malam (31/8/2026).
Kapolsek Permata Kecubung Iptu M. Saipul bersama sejumlah anggota mendatangi lokasi yang disebut dalam informasi tersebut. Kegiatan itu turut didampingi Penjabat (Pj) Kepala Desa Kenawan, mantir adat, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Kapolsek M. Saipul mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam merespons setiap informasi masyarakat maupun pemberitaan media yang berkaitan dengan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Ini merupakan komitmen kami Polres Sukamara untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dan rekan-rekan media jika ada hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan serta menindaklanjuti bila ada penyakit masyarakat yang meresahkan,” ujar Saipul.
Ia menambahkan, meski jajaran Polres Sukamara saat ini tengah fokus menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), persoalan kamtibmas tetap menjadi perhatian.
“Kami Polsek Permata Kecubung siap menerima dan melakukan tindakan tegas apabila memang ada laporan masyarakat terkait adanya gangguan kamtibmas dan menangani penyakit masyarakat,” katanya.
Menurut Saipul, pengecekan langsung ke lapangan dilakukan bersama unsur pemerintah desa dan tokoh masyarakat untuk memastikan informasi yang beredar.
Pj Kepala Desa Kenawan mengatakan, kehadirannya merupakan bentuk dukungan terhadap kepolisian dalam melakukan pengecekan sekaligus menjaga situasi kamtibmas di wilayah desa.
Sementara itu, tokoh masyarakat Mosen yang mewakili mantir adat menyampaikan bahwa pihaknya sebelumnya tidak mengetahui adanya dugaan aktivitas perjudian sebagaimana informasi yang beredar.
“Kami tidak mengetahui kalau memang adanya penyakit masyarakat seperti yang sedang diperbincangkan,” ucap Mosen.
Ia menegaskan, masyarakat bersama unsur adat siap bekerja sama dengan Polsek Permata Kecubung dalam memantau dan menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah tersebut.
Langkah pengecekan lapangan ini menjadi bagian dari sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, unsur adat, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
(RN/Barat).
Komentar Anda :