Dapur SPPG Jawi-Jawi 02 Produksi Tanpa SLHS, Pengawasan Dinkes Dipertanyakan
Rabu, 16-09-2026 - 16:24:39 WIB
Baca juga:
   
 

 


Bulukumba, - Aktivitas produksi makanan di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jawi-Jawi 02, Jalan Karet, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan.


Pasalnya, dapur tersebut disebut telah melakukan produksi dan distribusi makanan dalam jumlah besar, sementara Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) belum diterbitkan.


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba, dr. H. Muhammad Amrullah, membenarkan bahwa SPPG Jawi-Jawi 02 belum memiliki SLHS.


"Memang belum ada SLHS-nya, sementara proses pemeriksaan sampel makanannya di Labkesmas standar di Makassar," kata Amrullah saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2026).


Keterangan tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai status kegiatan produksi dan distribusi makanan yang tetap berjalan selama proses pemeriksaan dan pemenuhan persyaratan SLHS berlangsung.


Sorotan juga mengarah pada aspek pengawasan dan kepastian pemenuhan standar higiene serta sanitasi, mengingat makanan yang diproduksi dalam jumlah besar tersebut diperuntukkan bagi penerima manfaat program pemenuhan gizi.


Aktivis Pertanyakan Pengawasan Dinkes


Aktivis Bulukumba, Arie, mempertanyakan langkah pengawasan Dinkes Bulukumba terhadap SPPG Jawi-Jawi 02 selama SLHS masih dalam proses.


Menurut Arie, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan proses penerbitan SLHS, tetapi juga perlu dijelaskan mengenai status dapur yang telah melakukan produksi dan distribusi makanan.


"Usaha jasaboga/SPPG wajib mengantongi SLHS sebagai bukti bahwa fasilitas, pengolahan, air, dan penjamah makanan sudah memenuhi standar kesehatan dari Dinas Kesehatan," kata Arie, Rabu (16/9/2026).


Ia meminta Dinkes Bulukumba memberikan penjelasan mengenai pengawasan terhadap keamanan dan higiene makanan yang diproduksi SPPG Jawi-Jawi 02 sebelum SLHS diterbitkan.


Arie juga meminta pemerintah memastikan sejumlah aspek, mulai dari kualitas air, kebersihan dapur, sanitasi peralatan, hingga kondisi kesehatan para penjamah makanan.


"Produksi dan distribusi pangan dalam jumlah besar tanpa kepastian pemenuhan standar higiene dan sanitasi harus menjadi perhatian. Kalau proses pemeriksaan masih berlangsung, perlu dijelaskan bagaimana status operasional dapur tersebut," ujarnya.


Minta Status Operasional Dijelaskan


Arie menilai masyarakat berhak mendapatkan kejelasan mengenai tahapan pemeriksaan SPPG Jawi-Jawi 02.


Terlebih, makanan yang diproduksi dapur tersebut diperuntukkan bagi penerima manfaat program pemenuhan gizi.


"Yang kami minta dibuka secara terang, apa alasan dapur tersebut melakukan produksi makanan setiap hari padahal SLHS belum terbit," katanya.


Menurutnya, Dinkes perlu menjelaskan apakah kegiatan produksi yang berjalan saat ini merupakan bagian dari proses verifikasi atau sudah masuk dalam tahap operasional penuh.


Jika hasil pemeriksaan nantinya menunjukkan adanya persyaratan higiene dan sanitasi yang belum terpenuhi, Arie meminta pemerintah daerah mengambil langkah sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.


SLHS menjadi salah satu bagian dalam pengawasan higiene dan sanitasi terhadap fasilitas pengolahan pangan. Karena itu, menurut Arie, aspek produksi, pengolahan, penyimpanan hingga distribusi perlu menjadi perhatian.


"Aturan mengenai keamanan pangan sebelumnya tertuang dalam PP Nomor 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan, yang kemudian diubah melalui PP Nomor 1 Tahun 2026," jelas Arie.


Dengan demikian, sorotan terhadap SPPG Jawi-Jawi 02 tidak hanya menyangkut proses penerbitan SLHS, tetapi juga mengenai dasar dan status kegiatan produksi selama proses pemeriksaan masih berlangsung.


Hingga berita ini ditayang Dinkes Bulukumba belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai status operasional SPPG Jawi-Jawi 02 selama SLHS masih dalam proses.


(Baramakassar).


 




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com