Pemuda Walmas Desak Bupati Luwu Cabut Hibah Lahan Unanda
Kamis, 17-09-2026 - 22:27:51 WIB
 |
| Agam mantan Ketua BEM Fakultas Hukum Unanda. |
Luwu, - Rencana pembangunan kampus Universitas Andi Djemma (Unanda) di Desa Baramamase, Kecamatan Walenrang dan Lamasi (Walmas), kembali mendapat sorotan.
Pemuda Walmas, Agam Paduli, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu meninjau kembali hibah lahan milik Pemkab Luwu seluas sekitar 30 hektare di Desa Baramamase yang sebelumnya diberikan kepada Unanda.
Menurut Agam, hibah tersebut diberikan untuk mendukung rencana pengembangan Unanda menuju Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Namun, ia menilai hingga kini belum terlihat pembangunan maupun aktivitas akademik di lokasi tersebut sebagaimana tujuan awal pemberian hibah.
"Kalau situasinya begini, sepertinya pihak Unanda terkesan hanya ingin mengeksploitasi dan mengakuisisi lahan rakyat yang notabene menjadi tempat mata pencaharian puluhan KK masyarakat sekitar," kata Agam, yang merupakan mantan Ketua BEM Fakultas Hukum Unanda.
Agam juga mempertanyakan rencana pemasangan batas lahan sekitar 30 hektare tersebut. Ia meminta Pemkab Luwu memastikan terlebih dahulu status serta kepemilikan lahan agar tidak menimbulkan persoalan dengan masyarakat yang selama ini menggarap lahan di kawasan tersebut.
"Pertanyaannya, apa esensinya? Kan bisa saja Unanda buat batas lahan kemudian membuat SHM. Setelah itu secara hukum putuslah hak rakyat dan Pemda terkait kepemilikan lahan tersebut," ujarnya.
Atas kondisi tersebut, Agam meminta Bupati Luwu menghentikan sementara proses pemasangan batas lahan dan mengevaluasi kembali status hibah kepada Unanda.
Ia menilai lahan tersebut dapat dipertimbangkan untuk pemanfaatan pertanian, mengingat sebagian lahan disebut telah lama digarap masyarakat.
"Apalagi hari ini negara melalui Kementerian Pertanian lagi gencar-gencarnya membuka lahan pertanian melalui program percetakan sawah," katanya.
Agam berharap Pemkab Luwu memastikan kepastian pembangunan kampus serta tujuan pemanfaatan lahan sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
Hingga berita ini ditayang belum ada keterangan dari pihak Pemkab Luwu maupun Unanda terkait desakan tersebut, pihak redaksi tetap berupaya konfirmasi dari kedua pihak untuk perimbangan berita.
(Robby).
Komentar Anda :