FORMASI Pinrang Desak Penyelidikan Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi
Rabu, 23-09-2026 - 19:17:13 WIB
.jpg) |
| Ilustrasi. |
Pinrang, - Kelangkaan dan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Pinrang mendapat perhatian Forum Masyarakat Sipil (FORMASI) Pinrang.
FORMASI mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait melakukan pengawasan serta penyelidikan terhadap dugaan penimbunan, penyalahgunaan, dan distribusi BBM bersubsidi yang tidak sesuai peruntukan.
Ketua FORMASI Pinrang, Umar, mengatakan persoalan BBM bersubsidi berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi.
“Setiap dugaan penyelewengan BBM subsidi harus ditelusuri secara serius. Kami meminta aparat bertindak berdasarkan hukum dan fakta di lapangan,” ujar Umar.
FORMASI juga meminta dugaan distribusi BBM bersubsidi ke luar Kabupaten Pinrang, termasuk yang disebut menggunakan kendaraan atau tangki industri, diperiksa oleh pihak berwenang.
Selain itu, FORMASI meminta pihak yang nantinya terbukti melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sebagai bentuk penyampaian aspirasi, FORMASI menggelar aksi simpatik dan damai pada Kamis, 24 September 2026. Peserta dijadwalkan berkumpul di Pelataran Masjid Al-Munawir Pinrang pada pukul 13.00 WITA, kemudian menyampaikan aspirasi di depan Kantor Polres Pinrang sekitar pukul 14.00 WITA.
FORMASI mengajak mahasiswa, pemuda, petani, nelayan, sopir angkutan, buruh, pelaku usaha, dan masyarakat Pinrang menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan bertanggung jawab.
FORMASI menegaskan tuntutannya agar dugaan penyimpangan BBM bersubsidi di Pinrang ditelusuri berdasarkan hukum dan fakta di lapangan.
(Baramakassar).
Komentar Anda :