Pimpin Rapat Terbatas, Presiden Prabowo Minta Penanganan Karhutla Diperkuat
Kamis, 24-09-2026 - 00:07:31 WIB
 |
| Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat terbatas membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9/2026). |
Jakarta, - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Dalam rapat tersebut, Kepala BNPB dan Kepala BMKG menyampaikan perkembangan penanganan karhutla di sejumlah wilayah, terutama enam provinsi prioritas, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi.
Berdasarkan laporan yang disampaikan, luas lahan yang masih dalam proses pemadaman mengalami penurunan dibandingkan laporan sebelumnya. Dari sekitar 1.000 hektare pada pekan sebelumnya, saat ini masih terdapat sekitar 209 hektare lahan yang belum sepenuhnya padam.
Kondisi asap masih cukup tebal di sejumlah wilayah, terutama Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Di Kalimantan Tengah, kondisi tersebut turut berdampak pada aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut yang belum berjalan normal dalam sepekan terakhir.
Presiden Prabowo meminta upaya penanganan karhutla terus diperkuat. Operasi pemadaman di darat diminta ditingkatkan, sementara operasi udara dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dioptimalkan sesuai kondisi di lapangan.
Presiden juga meminta jajaran terkait menyiapkan opsi penggunaan pesawat dengan kapasitas water bombing yang lebih besar untuk membantu mempercepat proses pemadaman.
Pemerintah terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap wilayah yang masih terdampak karhutla guna mengendalikan kebakaran dan mengurangi dampak asap terhadap masyarakat.
(***).
Komentar Anda :