Aceh Tamiang, - Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, meresmikan 82 titik sumur bor dan instalasi air bersih di sejumlah wilayah Aceh dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74.
Peresmian dipusatkan di Desa Jamur Labu, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri pengurus Bhayangkari dan jajaran Polda Aceh serta disambut sekitar 1.000 warga.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemutaran kran air sebagai simbol dimulainya pemanfaatan fasilitas air bersih bagi masyarakat.
Ny. Juliati berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat oleh masyarakat agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Semoga sumur bor yang telah dibangun bermanfaat bagi masyarakat dan tolong dirawat agar bisa terus digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” kata Ny. Juliati.
Selain peresmian sumur bor, kegiatan sosial Bhayangkari di Aceh juga diisi penyaluran bantuan sembako dan pelayanan kesehatan gratis. Bantuan sembako disalurkan kepada masyarakat Aceh Tamiang serta sejumlah wilayah lainnya, yakni Langsa, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Utara, dan Bireuen.
Dalam kegiatan tersebut juga disalurkan dukungan 2.000 paket sembako dari Pengurus Daerah Bhayangkari Aceh.
Sementara layanan kesehatan meliputi pemeriksaan kolesterol, gula darah, asam urat, tekanan darah, kesehatan gigi, elektrokardiogram (EKG), rontgen, dan pemeriksaan kandungan.
Kegiatan sosial lainnya mencakup operasi katarak untuk 20 orang, operasi bibir sumbing bagi lima orang, pemeriksaan stunting terhadap 200 anak, khitanan massal untuk 80 anak, pemeriksaan 100 ibu hamil, serta penyerahan 10 kursi roda dan 10 tongkat bantu jalan.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Bhayangkari Gabungan 06 Korps Brimob Polri, Ny. Yuli Ramdani Hidayat, selaku Ketua Panitia HKGB ke-74 Tahun 2026, turut mendampingi rangkaian kegiatan.
Seorang tokoh masyarakat Aceh Tengah menyampaikan apresiasi atas bantuan fasilitas air bersih tersebut. Ia mengatakan, sebelumnya warga harus melewati bukit untuk mendapatkan air dan membawanya pulang ke rumah.
“Air bersih yang sangat kami rindukan, alhamdulillah sudah terwujud melalui bantuan ini. Terima kasih atas bantuan sosial, bakti kesehatan, dan air bersih bagi kami,” ujarnya melalui sambungan virtual.
Melalui kegiatan tersebut, Bhayangkari menyatakan bantuan diarahkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih, akses pelayanan kesehatan, serta membantu masyarakat di sejumlah wilayah Aceh.
(***).
Komentar Anda :