Yusril Ihza Mahendra Jadi Adjunct Professor USM
Minggu, 27-09-2026 - 23:03:09 WIB
 |
| Yusril Ihza Mahendra kembali ke almamaternya, Universiti Sains Malaysia (USM), Penang, Sabtu (26/9/2026) |
Penang, - Yusril Ihza Mahendra kembali ke almamaternya, Universiti Sains Malaysia (USM), Penang, Sabtu (26/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Yusril menerima amanah sebagai Adjunct Professor USM sekaligus menyampaikan kuliah umum dalam agenda “Bicara Alumni Premier”.
Kuliah umum yang mengangkat tema “Etika Kepemimpinan pada Dua Bangsa Serumpun: Membina Sistem dan Menyediakan Pemimpin yang Berintegriti” menjadi momentum bagi Yusril untuk berbagi pandangan mengenai tata kelola negara, etika bernegara, dan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas.
Yusril menegaskan pentingnya membangun sistem yang mampu mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik.
“Dalam sistem yang baik, orang yang jahat akan terpaksa menjadi baik. Sebaliknya, dalam sistem yang buruk, orang yang baik bisa terpaksa menjadi jahat.”
Menurut Yusril, pengalaman panjang dalam pemerintahan menunjukkan bahwa membangun sistem hukum yang adil dan memiliki kepastian hukum saja tidak cukup. Sistem tersebut harus ditopang oleh etika bernegara dan sumber daya manusia yang terdidik serta memiliki integritas.
Ia juga menekankan bahwa penerapan nilai-nilai etika bukan semata-mata menjadi tanggung jawab orang tua, ulama, atau pendidik. Negara juga memiliki tanggung jawab dalam membangun kedisiplinan dan karakter bangsa.
“Tanpa etika, konstitusi kehilangan jiwanya—dan politik hanya akan menjadi ajang perebutan kekuasaan belaka.”
Yusril berharap amanah sebagai Adjunct Professor USM serta gagasan yang disampaikannya dalam kuliah umum tersebut dapat memberikan sumbangsih bagi penguatan sistem hukum dan kepemimpinan di Indonesia dan Malaysia sebagai dua negara serumpun.
Diketahui, Yusril pernah menempuh pendidikan di USM pada 1990–1993 hingga memperoleh gelar Ph.D. dalam bidang ilmu politik.
(**).
Komentar Anda :