BNN Buka Kolaborasi Edukasi dan Rehabilitasi Narkotika
Senin, 28-09-2026 - 23:57:16 WIB
 |
| Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Suyudi Ario Seto, saat menerima audiensi ahli terapi rehabilitasi, dr. Sonya, di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (28/9/2026). |
Jakarta, - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Suyudi Ario Seto menerima audiensi ahli terapi rehabilitasi, dr. Sonya, di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (28/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi dalam edukasi bahaya narkotika, rehabilitasi, serta peningkatan pemahaman masyarakat terhadap perkembangan ancaman penyalahgunaan narkotika.
Suyudi mengatakan, setiap gagasan dan inisiatif terkait penanganan permasalahan narkotika yang disampaikan kepada BNN akan dikaji lebih lanjut. BNN, lanjutnya, terbuka terhadap kolaborasi untuk memperkuat upaya penanganan narkotika, termasuk melalui pendekatan rehabilitasi dan pascarehabilitasi.
Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan rehabilitasi agar tidak menimbulkan stigma atau kekhawatiran bagi masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut.
Dalam audiensi itu, perkembangan penggunaan rokok elektrik atau vape turut menjadi perhatian, terutama terkait temuan masuknya narkotika dan new psychoactive substances (NPS) ke dalam produk vape.
“Edukasi kepada masyarakat perlu terus diperkuat agar berbagai bentuk dan modus penyalahgunaan narkotika yang semakin beragam dapat dikenali sejak dini,” ujar Suyudi.
BNN juga membuka peluang kolaborasi melalui berbagai platform edukasi, termasuk talkshow dan media sosial. Edukasi tersebut akan membahas bahaya narkotika, potensi kerentanan produk vape, serta pentingnya rehabilitasi bagi masyarakat yang terdampak penyalahgunaan narkotika.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat dan mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam pencegahan serta penanganan permasalahan narkotika.
(**).
Komentar Anda :