Warga Kotanopan Diduga Bakar Alat Berat PETI, Penanganan Satgas Disorot
Minggu, 04-10-2026 - 19:26:40 WIB
Baca juga:
   
 

 


Panyambungan, - Ketegangan terkait dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), memuncak setelah sebuah alat berat yang disebut beroperasi di kawasan Jambur Tarutung diduga dibakar warga.


Peristiwa tersebut terjadi baru-baru ini dan videonya beredar di media sosial. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari kepolisian mengenai kronologi maupun pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pembakaran tersebut.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, alat berat jenis excavator atau beko itu diduga digunakan untuk aktivitas pertambangan di sekitar Jambur Tarutung. Keberadaan alat berat tersebut sebelumnya disebut telah mendapat protes dari masyarakat.


Warga dan jamaah Masjid Al-Muhtadin Jambur Tarutung disebut keberatan karena aktivitas alat berat diduga berada sekitar 15 meter dari bagian belakang masjid.


Selain menimbulkan kebisingan saat kegiatan ibadah, aktivitas tersebut dikhawatirkan warga berdampak terhadap keamanan bangunan rumah ibadah.


Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, masyarakat sebelumnya telah menyampaikan keberatan dan meminta agar aktivitas alat berat dihentikan.


Menurutnya, terdapat kesepakatan mengenai batas aktivitas tambang dari masjid, namun warga menilai ketentuan tersebut tidak dipatuhi.


“Warga sebelumnya sudah menyampaikan protes dan larangan. Karena aktivitas tetap berlangsung, masyarakat kemudian mengambil tindakan,” ujarnya.


Penanganan PETI Disorot


Dugaan pembakaran alat berat tersebut turut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas PETI di wilayah Kotanopan.


Sekretaris Forum Kajian Lingkungan dan Study Kerakyatan (KLIK SK), Arief Azka Batubara, dalam keterangannya di Panyabungan, Minggu (4/10/2026), meminta aparat mengevaluasi penanganan aktivitas PETI di kawasan tersebut.


“Sangat tidak masuk akal jika aktivitas tambang ilegal skala besar yang lokasinya terang-terangan dekat dengan Kantor Camat, Polsek, dan Koramil Kotanopan tidak diketahui. Kami mempertanyakan efektivitas pengawasan dan penindakan di lapangan,” kata Arief.


Ia juga meminta pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum mengambil langkah untuk mencegah konflik antara masyarakat dan pihak yang diduga menjalankan aktivitas pertambangan tanpa izin.


Menurut Arief, penanganan harus dilakukan melalui mekanisme hukum agar persoalan PETI tidak berkembang menjadi konflik horizontal maupun aksi main hakim sendiri.


Kapolda Sumut Didesak Perkuat Penanganan


KLIK SK juga meminta Kapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Sonny Irawan memberikan perhatian terhadap persoalan dugaan PETI di Kabupaten Mandailing Natal.


Arief mengatakan, penanganan perlu dilakukan secara objektif dengan mengungkap aktivitas pertambangan, legalitas operasional, serta pihak-pihak yang terlibat apabila ditemukan bukti pelanggaran hukum.


“Kami mendesak Kapoldasu yang baru, Sonny Irawan, untuk memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini. Usut siapa saja yang berada di balik aktivitas PETI di Kotanopan. Jika ditemukan unsur pidana, proses sesuai hukum,” katanya.


Arief turut menyebut adanya informasi masyarakat mengenai dugaan keterlibatan pihak berinisial PW dan GD. Namun, informasi tersebut belum terverifikasi dan masih memerlukan pembuktian dari aparat penegak hukum.


Dugaan Pembakaran Juga Perlu Diusut


Di sisi lain, dugaan pembakaran alat berat merupakan persoalan hukum yang juga perlu mendapat perhatian.


Apabila hasil penyelidikan kepolisian membuktikan adanya tindak pidana perusakan atau pembakaran, aparat perlu mengungkap pelaku, motif, serta rangkaian peristiwa yang melatarbelakanginya.


Dengan demikian, penegakan hukum tidak hanya diarahkan pada dugaan aktivitas PETI, tetapi juga terhadap dugaan tindakan perusakan atau pembakaran apabila memenuhi unsur pidana.


Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal maupun Polres Mandailing Natal terkait dugaan aktivitas PETI dan insiden pembakaran alat berat tersebut.


Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait untuk memastikan kronologi dan fakta di lapangan.


Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Polres Mandailing Natal, pemilik atau pengelola alat berat, serta pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai ketentuan jurnalistik.


(Magrifatulloh).


 


 


 


 




 
Berita Lainnya :
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  • Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    02 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    03 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    04 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    05 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    06 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    07 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    08 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    09 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    10 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    11 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    12 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    13 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    14 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    15 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    16 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    17 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    18 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    19 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    20 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    21 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
    22 Kapolres Tebing Tinggi Turun Langsung Atur Lalulintas di Sekolah F. Tandean dan SD Muhammadiyah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com