Presidium Mitra BGN Desak Prabowo Turun Tangan, Soroti 13.000 SPPG dan Investasi Rp26 Triliun
Sabtu, 10-10-2026 - 11:53:18 WIB
Baca juga:
   
 

 


Jakarta, - Presidium Mitra BGN Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto turun tangan menyelesaikan persoalan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), kepastian status kemitraan, serta nasib investasi para mitra dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Dalam aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung DPR RI, Kamis (8/10/2026), Presidium menyoroti sekitar 13.000 SPPG yang disebut tidak beroperasi atau mengalami penghentian operasional. Nilai investasi yang diperkirakan mencapai Rp26 triliun juga menjadi perhatian karena menyangkut keberlanjutan usaha dan kepastian pengembalian modal para mitra.


Panglima Presidium Mitra BGN Indonesia, Sawaluddin Aweng, menegaskan bahwa para mitra tetap berkomitmen mendukung keberhasilan program MBG. Namun, menurutnya, komitmen tersebut perlu diimbangi dengan kejelasan kebijakan, kepastian operasional, serta perlindungan terhadap hak dan kepentingan mitra sesuai ketentuan hukum.


“Kami tidak menolak MBG. Kami ingin program ini berhasil. Jika ada kekurangan, berikan kesempatan untuk memperbaiki. Jika kemitraan dilanjutkan, berikan kepastian operasional. Jika tidak dapat dilanjutkan, selesaikan investasi kami secara adil dan sesuai hukum,” tegas Sawaluddin.


Jadwal Dialog Berulang Kali Bergeser


Presidium menyebut upaya penyampaian aspirasi sebelumnya dijadwalkan pada 1 Oktober 2026 melalui pertemuan dengan tiga pimpinan DPR RI, yakni Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, dan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari.


Dalam rangkaian komunikasi tersebut, para mitra berharap dapat menggelar pertemuan lanjutan dengan pihak Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk pimpinannya, untuk membahas persoalan operasional SPPG dan penyelesaian investasi.


Pertemuan yang direncanakan pada Senin (5/10/2026) kemudian dijadwalkan ulang karena bertepatan dengan peringatan Hari TNI. Agenda selanjutnya diarahkan ke Selasa (6/10/2026), tetapi kembali ditunda dengan alasan pihak BGN belum dapat hadir.


Pertemuan kemudian direncanakan berlangsung pada Kamis (8/10/2026). Pada hari yang sama, Presidium menyatakan memilih aksi bungkam sebagai bentuk kekecewaan atas perubahan jadwal dan belum adanya kepastian dialog.


Namun, agenda tersebut kembali diminta bergeser ke pekan berikutnya. Presidium menyatakan menerima informasi bahwa pertemuan selanjutnya diharapkan dapat dihadiri pimpinan BGN.


Perubahan jadwal tersebut membuat para mitra masih menantikan kepastian waktu dan pelaksanaan dialog. Presidium berharap penjadwalan ulang tidak kembali menghambat penyelesaian persoalan operasional, status kemitraan, dan investasi.


Lima Tuntutan Presidium Mitra BGN Indonesia


Dalam menyampaikan aspirasinya, Presidium Mitra BGN Indonesia mengajukan lima tuntutan utama.


Pertama, keberlanjutan Program MBG. Presidium meminta program tersebut dilanjutkan dan dioptimalkan sebagai program prioritas nasional Prabowo–Gibran agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.


Kedua, pencabutan moratorium SPPG. Presidium meminta moratorium pendirian SPPG dicabut, khususnya bagi mitra yang telah memiliki surat keputusan atau surat perjanjian kerja sama (SK/SPK), maupun yang telah mempersiapkan pembangunan sebelum moratorium diberlakukan.


Ketiga, penyelesaian investasi dan operasional SPPG di wilayah 3T dan terpencil. Presidium meminta pengembalian investasi sesuai petunjuk teknis yang disebut sebagai Juknis III, penyelesaian persoalan operasional SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta pemberian insentif tetap Rp6 juta per hari hingga modal kembali.


Keempat, perlindungan hukum dan kesetaraan posisi. Presidium mendorong pembentukan Undang-Undang MBG yang mengatur perlindungan hukum, kepastian hak dan kewajiban, kesetaraan antara BGN dan mitra, serta mekanisme penyelesaian persoalan yang jelas.


Kelima, skema insentif sebagai mekanisme pengembalian modal. Presidium mengusulkan insentif Rp6 juta per hari selama masa transisi satu tahun, disertai evaluasi peringkat dapur dan verifikasi data penerima manfaat sebelum penerapan skema berbasis jumlah porsi secara bertahap.


Presidium menegaskan bahwa tuntutan tersebut bukan permintaan perlakuan khusus. Mereka berharap kebijakan terkait MBG dilaksanakan secara transparan dan proporsional, sekaligus memberikan kepastian bagi seluruh pihak yang terlibat.


Aspirasi tersebut ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto. Presidium juga berharap pimpinan DPR RI memfasilitasi dialog dengan pihak terkait, termasuk BGN, agar terdapat jadwal pertemuan yang pasti dan langkah penyelesaian yang konkret serta dapat dipertanggungjawabkan.


Mitra di Wilayah 3T Minta Kepastian


Ketua Umum APGI 3T, Herwil Junaidi Harefa, turut menekankan pentingnya kepastian bagi mitra pelaksana di berbagai daerah, terutama wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.


Menurutnya, kepastian operasional dan status kemitraan diperlukan agar pelayanan pemenuhan gizi dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah.


Presidium Mitra BGN Indonesia menilai keberhasilan program MBG membutuhkan sinergi antara pemerintah dan mitra pelaksana. Karena itu, persoalan operasional dan investasi diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi terbuka, kebijakan yang jelas, dan mekanisme yang adil.


“Kami ingin MBG berhasil. Negara hadir, mitra siap bekerja, dan masyarakat mendapatkan manfaat. Yang kami minta adalah kepastian, kejelasan, dan penyelesaian yang adil,” pungkas Sawaluddin Aweng.


Presidium berharap Presiden Prabowo Subianto, pimpinan DPR RI, dan BGN segera membuka ruang dialog yang jelas dan terukur agar persoalan para mitra memperoleh penyelesaian dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih baik.


(Riki P).


 




 
Berita Lainnya :
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  • Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    02 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    03 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    04 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    05 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    06 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    07 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    08 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    09 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    10 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    11 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    12 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    13 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    14 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    15 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    16 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    17 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    18 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    19 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    20 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    21 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
    22 Kapolres Tebing Tinggi Turun Langsung Atur Lalulintas di Sekolah F. Tandean dan SD Muhammadiyah
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com