LPP ATLANTARA Dorong Bosowa School Makassar Jadi Rujukan Pendidikan Karakter
Selasa, 27-10-2026 - 20:00:47 WIB
Baca juga:
   
 

 


Makassar, - Pemantau dan Pemerhati Pendidikan ATLANTARA (LPP ATLANTARA) mendorong Bosowa School Makassar menjadi salah satu rujukan pembelajaran pengelolaan kedisiplinan dan pendidikan karakter. Dorongan itu muncul setelah lembaga tersebut mengapresiasi pendekatan kepemimpinan dan penyelesaian masalah (problem solving) yang diterapkan Kepala Sekolah Bosowa School Makassar, Miss Tika.


Ketua Umum LPP ATLANTARA, Fadel Sofyan, menilai kedisiplinan siswa tidak cukup dibangun melalui aturan tertulis. Sekolah perlu memastikan prosedur operasional standar (SOP) dijalankan secara konsisten, adil, dan berorientasi pada pembentukan karakter.


Menurut dia, SOP seharusnya tidak berhenti sebagai dokumen administratif. Penerapannya perlu menjadi bagian dari budaya sekolah yang membentuk tanggung jawab, integritas, dan perilaku positif siswa.


“Menjadi pendidik itu tidak mudah, tetapi kita harus tetap melakukan yang terbaik untuk anak. Disiplin bukan untuk menghukum, melainkan mendidik. Pendidik juga harus menjadi teladan bagi anak: tegas dalam aturan, adil dalam proses, dan konsisten dalam pembinaan,” demikian pernyataan yang disampaikan pada Selasa (27/10/2026).


Pendekatan tersebut menempatkan konsekuensi atas pelanggaran sebagai bagian dari proses pembelajaran, bukan sekadar sarana menjatuhkan hukuman. Siswa perlu memahami kesalahan, konsekuensi tindakannya, sekaligus memperoleh kesempatan untuk memperbaiki perilaku.


Dalam materi yang disampaikan, Miss Tika menekankan tiga prinsip utama dalam penerapan kedisiplinan, yakni mendidik, adil, dan proporsional. Konsekuensi, menurut prinsip tersebut, harus membantu siswa belajar dari kesalahan, bukan sekadar menimbulkan ketakutan.


Prinsip keadilan juga menuntut sekolah memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjelaskan persoalan sebelum mengambil keputusan. Sementara itu, prinsip proporsionalitas mengharuskan penanganan pelanggaran mempertimbangkan tingkat keseriusannya, mulai dari pelanggaran ringan hingga berat.


“Setiap pelanggaran tetap ada konsekuensi yang tegas, tetapi setelah itu kami duduk bersama, kami dengarkan alasan anak, dan kami bina. Setiap anak punya peluang melakukan kesalahan, tetapi setiap anak juga punya kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik,” demikian pernyataan yang diatribusikan kepada Miss Tika.


Bagi LPP ATLANTARA, keseimbangan antara ketegasan dan pendekatan humanis menjadi aspek penting dalam tata kelola pendidikan. Aturan yang diterapkan secara konsisten dapat menumbuhkan tanggung jawab, sedangkan pembinaan membantu siswa memahami dampak tindakannya dan memperbaiki perilaku.


Direktur Hubungan Antar Lembaga LPP ATLANTARA, Muh. Rusdi, turut mengapresiasi pendekatan pembinaan kedisiplinan di Bosowa School Makassar. Ia menilai penerapan aturan perlu disertai tujuan pendidikan yang jelas agar konsekuensi tidak berhenti pada pemberian sanksi.


Sebagai tindak lanjut, LPP ATLANTARA merekomendasikan Bosowa School Makassar sebagai salah satu kandidat lokasi benchmarking atau kunjungan pembelajaran bagi lembaga pendidikan lain. Aspek yang dapat dipelajari mencakup kepemimpinan sekolah, penerapan SOP, pengelolaan kedisiplinan, serta penyelesaian masalah berbasis pembinaan karakter.


Meski demikian, rekomendasi tersebut perlu diikuti penelaahan terhadap prosedur yang diterapkan, konsistensi pelaksanaan, serta dampaknya terhadap perilaku dan perkembangan siswa. Langkah ini penting agar praktik yang dinilai positif tidak hanya menjadi contoh secara administratif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi proses pendidikan.


Bagi LPP ATLANTARA, keberhasilan pendidikan karakter tidak semata-mata diukur dari kepatuhan siswa terhadap aturan. Pendidikan juga harus membantu siswa memahami alasan di balik aturan, bertanggung jawab atas tindakannya, dan memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri.


Ketegasan tanpa pembinaan berisiko menjadikan disiplin sekadar kepatuhan. Sebaliknya, pendekatan humanis tanpa konsistensi dapat mengaburkan makna aturan. Tantangan sekolah adalah menjaga keduanya berjalan beriringan agar kedisiplinan benar-benar menjadi bagian dari proses pendidikan.


(Robby).


 




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com