LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
Makassar, - Lembaga Pengawasan dan Pemberdayaan (LPP) Atlantara mendorong penguatan sinergi dengan aparat penegak hukum dalam mengawal tata kelola pendidikan di Kota Makassar.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan silaturahmi Ketua Umum LPP Atlantara, Fadel Sofyan, bersama Direktur Komunikasi dan Informasi, Sabar, kepada Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Andi Panca Sakti, di Kantor Kejaksaan Negeri Makassar, Selasa (3/11/2026).
Pertemuan tersebut membahas pentingnya kolaborasi dan komunikasi antarlembaga dalam menyikapi berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan pendidikan.
Fadel Sofyan mengatakan, Atlantara berkomitmen turut mengawal peningkatan kualitas pendidikan di Makassar melalui sejumlah perhatian utama, yakni penguatan nilai budaya Pangadakkang pada peserta didik, peningkatan kapasitas dan perlindungan profesi guru, serta perlindungan kepala sekolah dari intervensi maupun intimidasi.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter, menjaga nilai budaya, dan mempersiapkan generasi masa depan.
Ia menilai, upaya memperbaiki persoalan pendidikan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, tenaga pendidik, masyarakat, hingga organisasi yang memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan.
Atas dasar itu, Atlantara menyatakan terbuka untuk membangun kerja sama kelembagaan dengan berbagai pihak, termasuk Kejaksaan Negeri Makassar, guna mendorong tata kelola pendidikan yang profesional, transparan, dan berintegritas.
Perkenalkan Filosofi APPI
Dalam pertemuan tersebut, Fadel juga memperkenalkan gagasan APPI (Appa Tujui), sebuah filosofi yang mengusung semangat saling memberdayakan, peduli, menjaga, dan mendukung dalam kebaikan.
Dalam konteks pendidikan, gagasan tersebut mengajak seluruh elemen untuk saling menguatkan. Guru perlu mendapatkan dukungan, kepala sekolah harus dihormati martabat dan profesionalitasnya, sementara peserta didik perlu mendapatkan pembinaan karakter.
Fadel berpandangan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam menggerakkan pembangunan kota, membentuk kesadaran masyarakat, serta menciptakan perubahan sosial yang berkelanjutan.
"Pendidikan mampu menggerakkan kota. Ketika pendidikan dibangun dengan nilai, integritas, kepedulian, dan keberanian, maka sesungguhnya kita sedang membangun fondasi peradaban Kota Makassar," demikian semangat yang disampaikan dalam gerakan Atlantara.
Ia menegaskan, kehadiran Atlantara bukan untuk mengambil alih kewenangan lembaga lain, melainkan menjadi bagian dari elemen masyarakat yang turut melakukan pengawasan, memberikan masukan, membangun komunikasi, serta mendorong penyelesaian persoalan pendidikan secara konstruktif sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui semangat APPI – Appa Tujui, Atlantara berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat kerja sama demi menjaga kualitas pendidikan, meningkatkan martabat tenaga pendidik, dan membangun karakter generasi muda di Kota Makassar.
Pendidikan bukan sekadar urusan sekolah, melainkan tanggung jawab bersama dalam membangun masa depan dan peradaban kota.
(Robby).
Komentar Anda :