Dari Debat Cawapres, Kirain Belimbing Sayur Gak Taunya Durian Musang King!
Minggu, 24-12-2023 - 01:00:39 WIB
Baca juga:
   
 

Jakarta - Melongo terkaget-kaget, “Gak nyangka, kirain Belimbing Sayur gak taunya Durian Musang King!”, komentar penonton debat cawapres kemarin.

Debat cawapres kemarin tampaknya lebih berbobot dibanding debat capres sebelumnya. Lagi-lagi komentar teman-teman yang lebih senior dan tentu jauh lebih pandai dari saya. Saya pun manggut-manggut menyimak para cerdik pandai berdiskusi.

Slepetnomics dari Cak Imin yang hanya ramai di kulit tanpa ada isinya. Apa-apa mau dislepet. Ah sudahlah. Sementara Prof. Mahfud MD yang berpengalaman itu banyak bercerita tentang laporan-laporan yang masuk ke meja kerjanya.

Betapa susah dan rumitnya permasalahan hukum yang mesti Prof Mahfud hadapi di lapangan. Deskriptif dan sangat bagus untuk studi kasus di fakultas hukum. Urus negara memang nggak gampang. Masih banyak PR yang mesti diselesaikannya sebagai Menkopolhukam.

Sementara si Belimbing Sayur dengan lincah dan enteng berbicara tentang apa saja yang jadi harapan anak-anak muda (dan orang tua dari anak-anak muda itu).

Terasa betul proksimitas dari narasi tentang harapan Gibran dengan ekspektasi anak-anak muda, dan – sekali lagi – dengan kegelisahan orang tua dari anak-anak muda itu.

Soal program cyber security, pinjol, dan digitalisasi serta isu lingkungan. Gibran memaparkan apa yang sudah dilakukannya di Solo Technopark. Itu bisa jadi referensi. Dan untung saja Gibran tidak mengeluhkan hambatan yang sedang dialami bangsa ini gegara korupsi BTS yang triliunan itu.

Entah Cak Imin mesti ngomong apa soal Nasdem dan Johny Plate? Dan Prof Mahfud harus membela Puan Maharani gegara perusahan suaminya terlibat dan sudah terbukti bersalah. Sekali lagi, sudah terbukti bersalah di pengadilan, dan dirutnya pun sudah masuk penjara.  

Soal menaikan rasio pajak (tax ratio) yang tentu saja beda dengan soal menaikan pajak. Yah ini sebetulnya agak menggelikan, lantaran ditanyakan di sebuah forum debat tingkat tinggi.

Sementara menanggapi soal IKN, jawaban Gibran pamungkas, IKN ini bukan hanya membangun bangunan pemerintah. Tapi juga sebagai simbol pemerataan pembangunan. Simbol transformasi pembangunan di Indonesia. Pembangunan yang Indonesia Sentris, bukan Jakarta Sentris.

Akhirnya ada yang mengaku, dikira cupu ternyata suhu. Dikira planga-plongo, tapi sekalinya nge-rush langsung MVP (most valuable player).  Harus kita akui Gibran berhasil mendominasi debat cawapres. Ia mewakili generasi muda Indonesia yang punya visi dan misi yang kongkrit untuk membangun bangsa. Bukan sekedar jargon dan pintar memainkan kata tapi kosong makna.

Dikatakan Gibran jadi trending topik di X (dulu twitter) lantaran performanya yang cerdas dan memukau. Survei medsosnya Metro TV menunjukan keunggulan performanya. Dengan pertanyaan, Siapa cawapres yang paling anda pahami penjelasannya? Muhaimin Iskandar 18%, Gibran Rakabuming Raka 75%, Mahfud MD 7%.
Lalu pertanyaan berikutnya, gagasan dalam bidang ekonomi siapa yang paling realistis untuk diterapkan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia? Muhaimin Iskandar 7%, Gibran Rakabuming Raka 92%, Mahfud MD 1%.
Siapa cawapres yang paling terkontrol emosinya? Muhaimin Iskandar 4%, Gibran Rakabuming Raka 90%, Mahfud MD 1%. Begitu hasil monitoring Metro TV milik Surya Paloh, Ketua Umum Partai Nasdem.

Untuk menuju Indonesia Emas memang dibutuhkan Generasi Emas, kita butuh future talents yang menguasai future skills. Tentu butuh dana (anggaran), maka Gibran bicara soal pembentukan Badan Penerimaan Negara yang dikomandoi oleh Presiden.

Debat cawapres malam itu begitu singkatnya, tapi Gibran telah memantik beberapa ide progresif yang perlu kita dalami lebih lanjut.

Jakarta, Sabtu 23 Desember 2023
*Andre Vincent Wenas*,MM,MBA., Direktur Eksekutif, Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com