PT. Raja Grafindo Terbitkan Bedah Buku Dinamika Masyarakat di Sekitar Industri Migas
Minggu, 24-12-2023 - 17:31:25 WIB
Baca juga:
   
 

Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas) Sumbagut-KKKS, Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI) Pengda Riau, serta PT. Raja Grafindo sukses bekerjasama dengan Gramedia Jakarta dengan menyelenggarakan kegiatan mengenai Bedah Buku “DINAMIKA MASYARAKAT DI SEKITAR INDUSTRI HULU MIGAS: Studi Etnografi di Wilayah Sumbagut (Riau, Sumut, Aceh, Kepulauan Riau)” yang berlokasi di Gramedia Matraman Jl. Matraman Raya No.46-50, Kb. Manggis, Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur.

Kegiatan kali ini mengundang para Penulis, Peneliti, serta Editor Buku yakni:  
1.    Zezen Zaenal Mutaqin LL.M, S.J.D ( Dosen Indonesian International Islamic Universiy; National Consultan of UNICEF Indonesia)  
2.    Dr. Fikarwin Zuzka (Editor & Penulis )  
3.    Doni Sugianto Sihotang (Penulis, Universitas Sumatera Utara)  
4.    Suci Masliawati (Penulis, Universitas Andalas)
 
Tidak hanya itu kegiatan ini dihadiri langsung oleh Opening/Closing Speech
1.    Rikky Rahmat Firdaus (Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut) Opening Speech  
2.    M. Rawa El Amady (Ketua AAI Penda Riau) Opening Speech  
3.    Yanin Kholison (Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut) Closing Speech

Didalam buku yang diterbitkan oleh PT. Raja Grafindo itu terdapat beberapa bagian. Bagian pertama, mengambil tema Dinamika Suku Bangsa (terdiri dua belas tulisan); bagian kedua, Potensi Ekonomi (terdiri delapan tulisan) dan bagian ketiga, Pariwisata (terdiri lima tulisan). Buku ini adalah salah satu luaran progam yang ditaja oleh SKK Migas Sumbagut 0KKKS dengan AAI Pengda Riau.

Buku yang sangat kaya kesukubangsaan Indonesia memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan ilmu antropologi. Berisi potret dan etnografi masyarakat disekitar industri hulu migas. Berisi pandangan dan paham suku bangsa terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, dengan diadakannya "Bedah Buku" ini kami harap dapat menjadikan suatu poin pandangan bagi kalangan akademisi, mahasiswa, bahkan publik pada umumnya terhadap keberadaan industry hulu migas selama ini.

Sekaligus bahan literasi bagi kaum akademis terhadap potret kehidupan suku-suku bangsa disekitar daerah hulu migas. Dan harapan kami juga kegiatan ini menjadi sebuah diskursus sekaligus memberikan masukan bersama dalam rancang bangun kedepan bagi lembaga donor dan insitusi pelaksana penelitian dalam penelitian suku-suku bangsa di Indonesia terkait wawasan budaya, lingkungan dan aktivitas sosial lainnya, serta sebagai wahana mitigasi dan khasanah sosial budaya nasional atas keberadaan suku suku bangsa di Indonesia terhadap eksistensi dan keberlangsungannya sebagai upaya kearifan lokal (local genius).
 
Pada kesempatan kali ini Rikky Rahmat Firdaus selaku Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut terbentuk dengan adanya kerjasama dari beberapa Universitas.  
"Jadi kegiatan ini kami dorong melalui Asosiasi. Asosiasi inilah yang bekerjasama dengan 7 Universitas di 5 Pemprov yang ada untuk turun menempatkan di 17 Kabupaten/Kota atau Desa," ungkap beliau pada saat ditemui awak media.

"Kita tahu bersama bahwa mahasiswa-mahasiswi adalah pure generasi milenial saat ini. Harapan kami itu mereka tergerak untuk memotret sosial masyarakat. Jadi perusahaan-perusahaan minyak dan gas berada di belakang tidak terlalu memberikan titipan-titipan messages. Jadi yang disampaikan Pak Dirjen didalam bahwa penyampaian dari masyarakat dan mahasiswa yang memotret kegiatan ini lebih bersifat deskriptif, ini yang menjadi PR kita berikutnya sehingga pemaknaan itu yang nantinya akan kita tindak lanjuti supaya ada makna dan bisa ditarik benang merahnya. Apa dari para kontraktor-kontraktor disana yang pas untuk bisa engage sehingga Pak Bupati atau Pemerintah Kabupaten bisa ikut terlibat terhadap aspirasi dari masyarakat daerah tempatan," ujarnya.
 
Jadi kami melihat ini satu langkah kecil untuk langkah-langkah berikutnya. Seperti yang kami sampaikam setelah kegiatan ini kami memberi ruang kepada para wartawan untuk memotret kegiatan hulu migas melalui suatu kegiatan jelajah migas.
 
Wartawan mungkin sudah punya pemahaman yang lebih luas sehingga akan jauh lebih bermakna. Ini akan membuat kami menambah percaya diri untuk bisa selanjutnya apakah ada messages yang disampaikan kepada pemerintah Kabupaten.
 
Di awal tahun kami selalu melaksanakan kegiatan come from the top, bertemu dengan pemimpin tertinggi di daerah di level Gubernur menyampaikan rencana kegiatan transparansi dan Alhamdulillah 5 Provinsi di daerah Sumatera Bagian Utara tidak banyak dampak-dampak benturan antara kepentingan industri hulu migas dengan masyarakat tempatan.
 
"Ini yang terus kita jaga supaya iklim investasi pencapaian target energi nasional tetap dapat dicapai. Itu yang ingin kita sampaikan diacara bedah buku ini. Harapannya kalau memang ini baik kita akan terus keluarkan virusnya ke masyarakat sehingga ada balancing antara kepentingan pemburu ekonomi dengan masyarakat tempatan," tutupnya.
 
Dengan membaca buku ini kita mendapatkan gambaran dinamika masyarakat di tengah kepungan laju pembangunan yang begitu pesat. Beragam kajian etnografi yang disajikan dalam buku ini, menjadikan buku ini patut dijadikan sebagai referensi bagi para peneliti untuk melakukan riset-riset lanjutan. (Ar)




 
Berita Lainnya :
  • Polres Sergai Ungkap Kasus Pupuk Palsu Bermerek Naga Mas dan Penyalahgunaan BBM
  • Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
  • Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
  • Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
  • Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Polres Sergai Ungkap Kasus Pupuk Palsu Bermerek Naga Mas dan Penyalahgunaan BBM
    02 Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah Percepat Penanggulangan TBC
    03 Pastikan Kualitas dan Keamanan, Tim Dalwas Tinjau Lima Jembatan Garuda di Boyolali
    04 Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan dan Akses Ilegal terhadap Kepala Negara Harus Diusut Transparan
    05 Hakim Candra Pimpin Sidang Praperadilan Larisman Sihombing dengan Cermat dan Tenang
    06 Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD
    07 Kawal Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kedawung Bantu Panen Padi Bersama Petani Desa Pengkok
    08 Tiga Syarat Jadi Kades Hebat Versi Wamendagri, Berikut Penjelasannya
    09 Wakapolres Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
    10 Wabup Meranti Muzamil Baharudin Jabat Kabid Hubungan Antar Lembaga IMI Riau 2026-2030
    11 Transformasi Digital Jangan Hanya Aplikasi, Kemendagri Tekankan Dampak Nyata bagi Warga
    12 Skandal Penyadapan, Ketum DePA-R : Usut Tuntas, Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan!
    13 Babinsa Kemlayan Rutin Sambang Warga Jaga Kondusifitas Wilayah
    14 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    15 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    16 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    17 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    18 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    19 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    20 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    21 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    22 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com