Satu Data Polri Terintegrasi Data Dukcapil, Penanganan Kejahatan Bakal Lebih Efektif
Rabu, 04-09-2024 - 21:47:38 WIB
Rapat Integrasi data kependudukan terpusat bersama Divisi Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (Div. TIK) Polri di Command Center Ditjen Dukcapil, Gedung B Lantai 2, Jakarta, Rabu (04/9/2024).
Baca juga:
   
 

Jakarta - Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri siap mendukung terwujudnya satu data di lingkungan Kepolisian RI (Polri). Itulah intisari rapat penting mengenai Integrasi Data Kependudukan Terpusat bersama Divisi Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (Div. TIK) Polri di Command Center Ditjen Dukcapil, Gedung B Lantai 2, Jakarta, Rabu (04/9/2024).

Rapat tersebut dihadiri oleh Plh. Direktur Identifikasi dan Kependudukan Nasional (IDKN), Mensuseno, beserta sejumlah perwira tinggi dari Divisi TIK Polri, termasuk Kepala Biro Teknologi Informasi dan Komunikasi (Tekinfo) Divisi TIK Polri, Brigjen Pol. Nugroho Slamet Wibowo, Brigjen Pol Valentino selaku Pengembang Utama TK. 2 Divisi TIK Polri. Turut hadir Kabag Situs Biro Tekinfo Divisi TIK Polri, Kombes Pol. Budi Santoso dan Kombes Pol. Hariwiyawan selaku Plt. Kabag Duknis Biro Tekinfo Divisi TIK Polri, serta Kombes Pol. Aris Kurniawan selaku Pengembang TK. 3 Divisi TIK Polri, beserta anggota lainnya.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol Nugroho Slamet Wibowo menekankan integrasi data ini merupakan langkah strategis yang sangat penting untuk mengokohkan satu data Polri, berdasarkan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2022 tentang Satu Data Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Integrasi data kependudukan yang terpusat ini akan memudahkan Polri dalam menjalankan tugas-tugasnya, terutama dalam proses identifikasi dan verifikasi data. Kami di Polri sangat mengandalkan data kependudukan yang akurat untuk menjalankan tugas penegakan hukum dan memberikan pelayanan yang lebih presisi kepada masyarakat," ujar Brigjen Pol. Nugroho.

Nugroho juga menggarisbawahi bahwa pengelolaan data kependudukan yang terpusat akan memperkuat sinergi antarinstansi, sehingga setiap langkah yang diambil lebih terkoordinasi dan efektif. "Kolaborasi antara Dukcapil dan Polri ini bukan hanya soal teknis, tetapi juga soal bagaimana kita bisa bekerja sama lebih baik untuk melayani masyarakat. Dengan data yang terintegrasi, setiap instansi bisa memiliki akses yang sama terhadap informasi penting, yang pada akhirnya memperkuat koordinasi dan sinergi kita," jelas Brigjen Pol Nugroho.

Plh. Direktur Identifikasi dan Kependudukan Nasional (IDKN), Mensuseno, menyampaikan bahwa integrasi ini tidak hanya penting bagi Dukcapil dan Polri, tetapi juga bagi masyarakat luas. "Integrasi data kependudukan ini adalah upaya kita untuk memastikan bahwa layanan kepolisian yang diberikan kepada masyarakat lebih efisien, tepat sasaran, dan yang terpenting, aman. Dengan data yang terpusat, kita dapat mengurangi risiko kesalahan dan mempercepat proses verifikasi dalam berbagai layanan publik termasuk kepolisian," ujar Mensuseno.

Integrasi ini dianggap sangat krusial, mengingat data kependudukan yang akurat dan terpusat menjadi fondasi bagi berbagai layanan yang disediakan oleh pemerintah, termasuk identifikasi dan verifikasi yang dilakukan oleh Polri. Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai aspek teknis dan operasional yang diperlukan untuk mewujudkan integrasi data yang efektif, termasuk pembenahan sistem dan peningkatan kualitas data kependudukan.

Salah satu fokus utama dari integrasi ini adalah memastikan bahwa data yang dikelola oleh Dukcapil dapat diakses dan digunakan oleh Polri dengan efisiensi tinggi. Hal ini penting untuk mendukung berbagai operasi keamanan, seperti penegakan hukum, penanganan kejahatan, serta pelayanan masyarakat yang memerlukan verifikasi data kependudukan yang cepat dan akurat. "Dengan data yang terintegrasi, Polri dapat bertindak lebih cepat dalam penegakan hukum, karena mereka memiliki akses ke data yang akurat dan real-time," lanjut Mensuseno.

Rapat tersebut juga membahas tentang pemanfaatan data kependudukan dalam mendukung tugas-tugas Polri lainnya, seperti pemantauan aktivitas kejahatan dan identifikasi tersangka. Dengan data kependudukan yang terintegrasi, Polri dapat dengan cepat melacak identitas seseorang, yang sangat penting dalam proses penyelidikan dan penegakan hukum.

Mensuseno juga menekankan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan antara Dukcapil dan Polri untuk memastikan bahwa integrasi data ini berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang optimal. "Ini bukan pekerjaan satu kali. Ini adalah proses berkelanjutan di mana kita harus terus berkomunikasi dan bekerja sama untuk memperbaiki dan memperkuat sistem yang ada," tegasnya.

Dirinya menegaskan, Ditjen Dukcapil dan Polri sepakat untuk terus mengembangkan sistem integrasi ini agar semakin efektif dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan. "Kerja sama ini tidak hanya penting untuk saat ini, tetapi juga untuk masa depan, di mana kebutuhan akan data yang cepat dan akurat semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik," jelas Mensuseno, Plh. Direktur IDKN.

(Arifin)




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com