Wamen Viva Yoga Rancang Pembangunan Sentra Sapi Perah di Daerah Transmigrasi
Senin, 11-11-2024 - 19:31:44 WIB
Muhammad Munawaroh beraudensi di Kantor Wakil Menteri Transmigrasi, Kalibata, Jakarta, 11 November 2024, tidak sendiri. Ia datang bersama kolega di PBPDHI dan drh. Ahmed dari Pakistan.
Baca juga:
   
 

Jakarat - Susu adalah salah satu menu dalam program makan bergizi gratis. Untuk memenuhi kebutuhan jutaan liter setiap hari tentu diperlukan pasokan susu dari berbagai produsen namun diharap tidak berorientasi pada impor. Solusinya adalah mengembangkan kawasan baru peternakan sapi perah di daerah transmigrasi.
 
Pikiran di atas merupakan hasil diskusi antara Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi dengan Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PBPDHI), Dr. drh. Muhammad Munawaroh, MM.
 
Muhammad Munawaroh beraudensi di Kantor Wakil Menteri Transmigrasi, Kalibata, Jakarta, 11 November 2024, tidak sendiri. Ia datang bersama kolega di PBPDHI dan drh. Ahmed dari Pakistan.
 
Kepada wartawan, Viva Yoga membenarkan dirinya bertemu dengan para dokter hewan untuk mendiskusikan pengembangan budi daya dan  ternak sapih perah. Dikatakan, dengan adanya program makan bergizi gratis tentu dibutukan susu yang mencukupi. Hal demikian tentu bukan sesuatu yang mudah. "Jangan berorientasi impor namun harus ada perencanaan yang matang untuk memenuhi kebutuhhan susu dalam negeri," ujar Politisi PAN itu.
 
Kiat untuk memenuhi kebutuhan susu dalam negeri adalah perlunya pengembangan kawasan baru sebagai sentra sapi perah. "Nah potensi itu ada di daerah-daerah transmigrasi," ujar Viva Yoga yang juga merupakan alumni Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana.
 
Daerah transmigrasi sebagai kawasan baru sentra sapi perah tentu ia harus cocok dengan habitat sapi perah, yakni pegunungan, dataran tinggi, dan dingin. "Selain itu juga ada minat dari masyarakat untuk menjadi transmigran yang bergerak pada peternakan sapi perah," ujarnya.
 
Bila ada daerah baru dan peminat menjadi peternak sapi perah, selanjutnya Kementerian Transmigrasi akan bermitra dengan Kementerian Perrtanian untuk melatih calon transmigran untuk bagaimana mengelola peternakan sapi perah dan produksinya.
 
Dikatakan oleh pria asal Lamongan, Jawa Timur, itu Kementerian Transmigrasi saat ini sedang memetakan dan melakukan monitoring kawasan transmigrasi yang cocok buat pengembangan peternakan sapi perah dan industri pengolahan susu. Program ini menurutnya memiliki banyak dampak yang baik, yakni meratakan pertumbuhan ekonomi, membangun kedaulatan pangan, dan untuk memenuhi kebutuhan susu dalam rangka program makan bergizi gratis untuk anak Indonesia, ujarnya.
 
Viva Yoga senang hari itu bertemu dengan drh. Ahmed sebab dirinya bisa belajar produksi sapi perah di Pakistan. Menurut catatan, pada tahun 2022-2023, produksi susu di negara yang berbatasan dengan India itu mencapai 65.785.000 ton. Produksi susu yang demikian membuat Pakistan sebagai negara penghasil susu terbesar ketiga di dunia.
 
Dirinya mendorong agar peternakan sapi perah di Indonesia bisa berkembang. Hal demikian ditekankan sebab pasca merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) membuat jumlah sapi perah menurun, dari 500,000 menjadi 300.000 ekor.
 
(Ardi).




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com