Waduuh! Diduga SL Kepala Desa Lajer Tidak Netral Dalam Pilkada Kebumen 2024
Kamis, 28-11-2024 - 09:40:53 WIB
Baca juga:
   
 

Kebumen - Berawal dari pengakuan SR, seorang warga Desa Lajer Kecamatan Ambal, Saat ditemui Awak Media di rumahnya, SR mengakui bahwa dirinya menerima amplop yang dibagikan oleh oknum salah satu Kepala Dusun di Desa  Lajer Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu (27/11/2024) Siang.

Berdasarkan pengakuan SR tersebut, Awak Media   segera mendatangi Kediaman  Kepala Dusun (Kadus) LM, yang diduga turut serta membagikan beberapa amplop kepada warga masyarakat nya yang berisi uang sebesar Rp. 30.000 per Amplopnya, untuk keperluan klarifikasi.

Saat ditemui Awak Media, LM kepala dusun dimaksud dengan gamblang mengakui bahwa dirinya membagi beberapa amplop tersebut atas perintah kepala Desa.

Saat disinggung soal money politics (politik uang) LM membantah, ia mengaku uang yang dibagikanya saat malam menjelang pencoblosan yang dilakukan pada Selasa malam  atau h-1 jelang pemungutan suara tersebut merupakan uang sedekah  selametan/tumpengan dari  Pasangan Calon  (Paslon) 02.

"Saya hanya menjalankan tugas pimpinan saya SL (Kades) untuk membagikan amplop lebih kurang hanya 20 lembar, isinya tiap amplop berapa saya tidak tahu, tahunya saya itu amplop selametan tumpengan dari Paslon 02 dan warga tidak terikat harus mencoblos siapa," ujar LM, Rabu (27/11/2024) siang.

Menanggapi beredarnya amplop tumpengan/selametan pada malam h- 1 pemungutan suara, Sesepuh Gedung Putih  Dr. Teguh Purnomo, S.H., M.H. selaku Kuasa hukum Paslon 01 menjelaskan bahwa, hal tersebut semestinya tidak dilakukan oleh peserta pemilu maupun pendukungnya apalagi aparat desa yang berkewajiban untuk bersikap netral dalam pilkada terlebih dimasa tenang, Dr. Teguh pun menerangkan beberapa aturan terkait Pilkada.

"Lantas hal-hal apa sajakah yang dilarang dilakukan oleh paslon kepala daerah dan pendukungnya dalam rentang masa tenang? Aturan hal-hal yang dilarang dilakukan oleh peserta pemilu pilkada dan pendukungnya dalam masa tenang diatur dalam Pasal 275 ayat 1 UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu,"  terang Dr. Teguh Purnomo, Rabu (27/11/2024) malam.

Menurut Dr. Teguh ada beberapa hal yang dilarang dilakukan oleh Paslon maupun pendukung selama masa tenang, diantaranya adalah:

1. Menggelar pertemuan terbatas dengan calon pemilih;

2. Mengadakan pertemuan tatap muka dengan calon pemilih;

3. Menyebarkan bahan kampanye Pemilu kepada calon pemilih;

4. Memasang alat peraga kampanye di tempat umum;

5. Menggunakan media sosial untuk kampanye;

6. Berkampanye melalui iklan di media massa cetak, media massa elektronik, dan internet;

7. Mengadakan rapat umum;

8. Menggelar debat Paslon tentang materi kampanye pasangan calon;

9. Mengumumkan hasil survei atau jajak pendapat tentang pemilu.

"Peserta pemilu dan pendukungnya yang melanggar aturan selama masa tenang akan dikenakan beberapa sanksi. Adapun sanksi tersebut dapat berupa Pidana penjara maksimal 4 tahun dan denda maksimal Rp 48 juta, jika menjanjikan atau memberi imbalan kepada pemilih," tandas Dr. Teguh.

Yang jadi pertanyaan kalau lah benar uang tumpengan/selametan yang diduga dibagikan Kepala desa bersama perangkat nya tersebut bukan money politic mengapa pembagian amplop tersebut dilakukan saat malam H-1 jelang pencoblosan?

Anehnya lagi sang kades terkesan menghindar dari Awak Media saat dikonfirmasi terkait peredaran amplop tersebut.

"Saya tidak tau peredaran amplop itu mas, tanyakan langsung saja sama yang mengedarkan, amplop Itu sama dengan di Desa Desa lainya, saya punya pimpinan. Saya sedang sibuk belum bisa ketemu, lagi banyak tugas," singkat SL Kades  Lajer saat dihubungi via telepon seluler pribadinya, Rabu (27/11/2024) sore.

(Dir/Red)




 
Berita Lainnya :
  • LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
  • Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
  • H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 LPP Atlantara Sambangi Kejari Makassar, Dorong Sinergi Pengawasan Dunia Pendidikan
    02 Gagalkan Pengiriman 15 Kg Sabu Lintas Provinsi, Kapolresta Deli Serdang Apresiasi Kinerja Satresnarkoba
    03 H. Ulung Purnama, SH., MH. Ucapkan Selamat atas Pelantikan 154 Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi
    04 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    05 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    06 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    07 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    08 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    09 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    10 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    11 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    12 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    13 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    14 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    15 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    16 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    17 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    18 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    19 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    20 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    21 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    22 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com