Krisis Pengangguran di Kota Malang, Peran HMI dan Solusi dari Ketua Fraksi DPRD Suryadi
Minggu, 09-02-2025 - 00:05:42 WIB
Baca juga:
   
 

Malang - Kota Malang yang dikenal sebagai Kota Pendidikan dengan lebih dari 60 perguruan tinggi dan ribuan mahasiswa setiap tahunnya, kini menghadapi tantangan serius dalam bentuk tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi.

Ketua Fraksi DPRD Kota Malang, Suryiadi, mengungkapkan bahwa fenomena ini disebabkan oleh sejumlah faktor, sekaligus menawarkan solusi konkrit untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Permasalahan yang Mendasar

Suryadi menyatakan bahwa penyebab utama tingginya pengangguran di Kota Malang antara lain, Banyak lulusan perguruan tinggi yang memilih untuk menetap di Malang, sementara lapangan pekerjaan yang tersedia untuk fresh graduate terbatas, Kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki lulusan dengan kebutuhan pasar kerja yang semakin dinamis.

Kurangnya minat berwirausaha di kalangan lulusan, sehingga mereka lebih cenderung menunggu adanya lowongan daripada menciptakan peluang kerja sendiri. Preferensi untuk mencari pekerjaan di kota asal, padahal di luar kota peluang yang ditawarkan mungkin lebih luas, ujarnya.

Potensi Pemuda Kota Malang

Data pemuda Kota Malang menunjukkan besarnya potensi generasi muda yang ada di berbagai kecamatan, yaitu Blimbing 22.149 laki-laki, 21.104 perempuan, Klojen 10.928 laki-laki, 10.566 perempuan, Kedungkandang: 24.452 laki-laki, 24.084 perempuan, Sukun: 23.020 laki-laki, 22.493 perempuan, Lowokwaru: 18.541 laki-laki, 18.430 perempuan

Jumlah yang signifikan ini menuntut adanya sinergi antar pihak untuk memanfaatkan potensi pemuda secara maksimal dan mengantisipasi dampak dari tingginya angka pengangguran.

Dalam upaya mengatasi krisis pengangguran, Suryadi mengemukakan beberapa langkah strategis, antara lain

Mahasiswa didorong untuk aktif mengambil program magang, pelatihan, dan kerja praktik agar memiliki pengalaman nyata yang relevan dengan tuntutan pasar kerja.

Pemerintah dan lembaga pendidikan perlu menciptakan budaya kewirausahaan sejak dini, agar lulusan tidak hanya bergantung pada lowongan pekerjaan yang ada, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui inovasi dan usaha sendiri.

Suryadi menyarankan agar para lulusan berani merantau ke kota atau daerah lain yang memiliki peluang kerja lebih banyak, daripada terpaku pada satu wilayah dengan keterbatasan lapangan pekerjaan.

Organisasi seperti HMI berperan penting dalam membangun jaringan profesional, memberikan pelatihan kepemimpinan, dan mengembangkan soft skills serta hard skills yang diperlukan untuk bersaing di pasar kerja.

Peran Strategis HMI

Menurut Suryadi, HMI tidak hanya berfokus pada pengembangan karakter dan nilai-nilai Islam serta nasionalisme, tetapi juga aktif membantu anggotanya mengasah keterampilan teknis dan kewirausahaan. Organisasi ini turut memperluas jaringan alumni yang dapat memberikan dukungan dan informasi terkait peluang kerja. "HMI memiliki peran strategis dalam menyiapkan SDM unggul yang siap menghadapi tantangan global. Melalui pelatihan kepemimpinan dan program pengembangan keterampilan, HMI membantu mahasiswa untuk tidak hanya menjadi cerdas secara akademis, tetapi juga kompeten dalam dunia kerja," ujarnya.

Harapan ke Depan

Suryadi menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia industri, dan organisasi kepemudaan seperti HMI sangat penting untuk mengatasi krisis pengangguran ini. Ia berharap, dengan langkah-langkah strategis yang telah diusulkan, Kota Malang tidak hanya dikenal sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai tempat yang mampu menyediakan lapangan pekerjaan yang memadai bagi para lulusan.

"Kita harus menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi dan kewirausahaan agar generasi muda dapat berkontribusi secara optimal dalam perekonomian daerah," pungkasnya.

(Rifqi Maulana).




 
Berita Lainnya :
  • Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
  • Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
  • Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
  • Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
  • Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI
    02 Tak Kenal Lelah, TNI dan Warga Kompak Kejar Target Pengecoran Jalan TMMD di Desa Wates
    03 Gempur Sarang Narkoba, Polresta Deli Serdang Tetapkan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
    04 Patroli Malam Cipta Kondisi, Babinsa Ajak Masyarakat Peduli Keamanan Lingkungan
    05 Kaster TNI Pimpin Sertijab Wakaster, Mayjen TNI Achiruddin Gantikan Mayjen TNI Suhardi
    06 Sekda Meranti Resmi Buka Peluncuran Inovasi Pelita ASN dan Ikan Patin
    07 Kemendagri Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
    08 Babinsa Kemlayan Pererat Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos
    09 Kapolri Mutasi Kapolres Sukoharjo dan Nonaktifkan Tiga Personel Terkait Penggeledahan Ponpes HQ
    10 Perkuat Koordinasi Peradilan Militer, Kaotmilti I Medan Kunjungi Pangdam II/Sriwijaya
    11 56 Siswa TK Pertiwi Slogohimo Kunjungi Koramil 22, Kenali Tugas TNI Sejak Dini
    12 Tinjau RSUD Kondosapata, Gibran Tekankan Kesiapan Dokter dan Alat Kesehatan
    13 Polres Tebing Tinggi Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Dalmas
    14 Bupati Asmar Tinjau Progres Tanjung Samak–Tanjung Kedabu Sepanjang 1,4 Kilometer
    15 Workshop Pengelolaan Sampah, Pemda Belajar Menyeimbangkan Biaya dan Kemampuan Warga
    16 Satgas TMMD Kodim 0724/Boyolali Gelar Donor Darah dan Sosialisasi Kesehatan
    17 Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa, PMII Minta Pengawasan Internal PDAM Palopo Diperiksa
    18 Babinsa Peleman Perkuat Kedekatan dengan Peternak Kambing di Desa
    19 Tiga Wajah Kejahatan Digital Terkuak, Polres Tebing Tinggi Bongkar Judol dan Revenge Porn
    20 Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
    21 Doa Kebangsaan Lintas Agama Warnai Harlah Ke-5 RBPI, 700 Pengemudi Serukan Persatuan Bangsa
    22 Didampingi FERADI WPI, Korban BMT Dinar Mulia Jalani Pemeriksaan di Polda Jateng
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © zoinnews.com